Suaraberita.biz - Berita Terbaru Hari Ini
Portal berita online yang menyajikan update terbaru seputar kriminal, tekno, otomotif, olahraga, kesehatan, wisata, gaya hidup, dan crypto
Berita

Presiden Jokowi Mengajak untuk Mengunjungi Fasilitas RDF Plant Pertama di Indonesia

02 January 2024 • 20:36 WIB

Presiden Joko Widodo meninjau langsung fasilitas RDF Plant pertama di Indonesia yang berlokasi di Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, pada Selasa (2/1). Dalam kunjungan itu, Jokowi didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono untuk melihat dari dekat bagaimana sampah diolah menjadi bahan bakar alternatif yang bisa dimanfaatkan industri.

Melihat proses pengolahan sampah dari awal hingga jadi RDF

Kunjungan tersebut tidak sekadar seremonial. Presiden menelusuri alur pengolahan sampah di fasilitas itu, mulai dari pencacahan hingga pengayakan. Sampah yang masuk ke RDF Plant Cilacap berasal dari 14 kecamatan di Kabupaten Cilacap, sehingga fasilitas ini menjadi salah satu titik penting dalam pengelolaan sampah perkotaan di daerah tersebut.

Mesin RDF yang tersedia memiliki kapasitas pengolahan hingga 200 ton per hari, meski saat ini baru sekitar 150 ton sampah yang berhasil diolah setiap hari. Dari proses itu, fasilitas ini mampu menghasilkan hingga 60 ton produk pengganti bahan bakar atau batu bara per hari, yang kemudian digunakan sebagai bahan bakar tungku pembakaran di pabrik semen.

Fasilitas pertama yang jadi model pengolahan sampah di Indonesia

RDF Plant Cilacap bukan fasilitas biasa. Dengan kapasitas 160 ton per hari, tempat ini tercatat sebagai fasilitas RDF pertama di Indonesia. Peresmiannya dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan pada 21 Juli 2020. Keberadaan fasilitas ini menjadi penanda bahwa pengolahan sampah tidak lagi berhenti pada urusan pembuangan, tetapi bisa masuk ke rantai pemanfaatan energi.

Berdiri di atas lahan seluas satu hektar, fasilitas ini dibangun atas inisiasi anak usaha SIG, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI). Pembangunannya melibatkan kolaborasi dengan Pemkab Cilacap, Pemprov Jawa Tengah, Kementerian PUPR, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), serta Pemerintah Kerajaan Denmark.

Kolaborasi yang dorong ekonomi sirkular

Selain menjadi penggagas, SBI juga berperan sebagai operator resmi sekaligus offtaker RDF yang dihasilkan. Produk tersebut kemudian dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif untuk menekan penggunaan batu bara dalam produksi semen di SBI Pabrik Cilacap. Skema ini menunjukkan bagaimana sampah bisa masuk ke sistem produksi dan memberi nilai baru bagi industri.

Direktur Operasi SIG, Reni Wulandari, menyebut pengolahan sampah menjadi bahan bakar alternatif sebagai terobosan yang lebih ramah lingkungan. Menurut dia, langkah ini juga membuka peluang terciptanya ekonomi sirkular bagi masyarakat, karena sampah yang sebelumnya menjadi beban kini bisa diolah menjadi sumber energi yang berguna.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.