Saturday, July 20, 2024
HomeKesehatanHindari Melakukan Dua Tindakan Ini Saat Mendampingi Anak Korban Kekerasan Seksual

Hindari Melakukan Dua Tindakan Ini Saat Mendampingi Anak Korban Kekerasan Seksual

Saat ini, kasus kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak semakin meningkat. Data kasus kekerasan seksual di Indonesia hingga 27 September 2023 menunjukkan bahwa korban terbanyak adalah remaja berusia 13-17 tahun.

Ketua Bidang Organisasi PP IDAI, DR. Dr. Ari Prayitno, Sp.A(K) menyoroti tantangan yang dihadapi dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang dampak buruk kekerasan seksual terhadap anak. Dalam sebuah Media Briefing dengan tema ‘Bagaimana Mengajarkan dan Melindungi Anak dari Kekerasan dan Pelecehan Seksual’, Ari mengungkapkan bahwa penyintas kekerasan seksual mengalami trauma mental dan fisik yang sangat berat, terutama karena seringkali korban disalahkan dalam masyarakat.

Ari menjelaskan bahwa dinamika kekerasan seksual pada anak berbeda dengan orang dewasa, karena anak jarang mengungkapkan pelecehan seksual yang dialami secara terbuka. Anggota Satgas Perlindungan Anak PP IDAI, Prof. Dr. dr. Meita Dhamayanti, Sp.A(K), M.Kes menambahkan bahwa sulit untuk menghilangkan trauma pada anak akibat kekerasan seksual, dan proses penyembuhan membutuhkan waktu yang lama.

Meita juga menjelaskan hal-hal yang tidak boleh dilakukan saat menghadapi anak korban kekerasan seksual agar korban bisa sembuh dengan baik dari trauma yang dialami.

Source link

ARTIKEL TERKAIT

paling populer