Saturday, July 20, 2024
HomeKriminalPolisi Mengungkap Penyebab Bentrokan Berdarah Antara 2 Ormas di Pasar Minggu

Polisi Mengungkap Penyebab Bentrokan Berdarah Antara 2 Ormas di Pasar Minggu

Kamis, 20 Juni 2024 – 17:03 WIB

Jakarta — Kepolisian menyebutkan bentrokan dua organisasi masyarakat (ormas) di Jalan TB Simatupang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, diduga dipicu pelecehan seksual terhadap seorang wanita.

“Berdasarkan keterangan pelaku, masalah terjadi karena adanya perempuan yang dilecehkan. Pelaku mengatakan bahwa ada perempuan yang dihina atau dilecehkan dengan tawaran sebesar Rp 250 ribu,” ungkap Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan, Ajun Komisaris Besar Polisi Bintoro, Kamis, 20 Juni 2024.

Kemudian, terjadi kesalahpahaman yang berujung pada penganiayaan. Akibat ketidaksetujuan, mereka mengajak teman-temannya dan akhirnya bentrokan tak bisa dihindari. Meskipun begitu, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait motif dari bentrokan tersebut.

“Akhirnya terjadi penganiayaan. Teman-temannya merasa solidaritas yang salah dan mengumpulkan massa untuk membalas. Namun polisi bertindak cepat dan dapat mengantisipasi,” ujarnya.

Seorang pemuda berinisial U yang merupakan anggota dari salah satu ormas telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penusukan anggota ormas lainnya. Kapolsek Pasar Minggu, Komisaris Polisi Anggiat Sinambela mengatakan, U dikenakan Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun 6 bulan.

“Sudah ada tersangka yang ditahan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya selama 20 hari,” ujar Anggiat.

Sebelumnya dilaporkan, insiden bentrokan terjadi melibatkan dua organisasi masyarakat atau ormas di Jalan TB Simatupang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Tragedi bentrokan tersebut menjadi viral di media sosial.

Salah satu akun yang memposting insiden bentrokan adalah akun Instagram @merekamjakarta.

Akibat dari peristiwa bentrokan tersebut, satu orang mengalami luka tusukan yang disebut terjadi pada hari Selasa kemarin.

Ketika bentrokan terjadi, kedua ormas saling melempar botol dan helm. Beruntungnya, aparat TNI-Polri yang tiba di lokasi dengan cepat berhasil mengantisipasi dan mengatasi bentrokan tersebut.

“Iya, anggota dari 2 ormas yang berbeda. Untuk korban, kondisinya sudah membaik dengan 7 luka tusukan,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan, Ajun Komisaris Besar Polisi Bintoro, Rabu, 19 Juni 2024.

Source link

ARTIKEL TERKAIT

paling populer