Saturday, July 20, 2024
HomeprabowoPrabowo Subianto's Programs Criticized by Foreign Institutions, Analyst Claims They Fear Indonesia's...

Prabowo Subianto’s Programs Criticized by Foreign Institutions, Analyst Claims They Fear Indonesia’s Progress

Jakarta – Analis politik Ujang Komarudin telah menanggapi pemeriksaan terbaru oleh beberapa lembaga asing terhadap program-program pemerintahan baru di bawah Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Ujang menyarankan bahwa entitas asing tersebut tampak tidak puas dengan prospek Indonesia menjadi negara yang lebih maju.

Baru-baru ini, lembaga seperti bank investasi dan perusahaan jasa keuangan yang berkantor pusat di New York, Morgan Stanley, telah memeriksa program Prabowo-Gibran. Morgan Stanley menurunkan peringkat investasi di pasar modal Indonesia karena kekhawatiran atas pelemahan rupiah dan janji kampanye Prabowo Subianto, seperti makan siang dan susu gratis untuk siswa, yang mereka klaim bisa menciptakan “beban fiskal yang signifikan.”

“Jika kita mengamati, niat orang asing selalu untuk merendahkan Indonesia, selalu menyoroti program-program baru Prabowo-Gibran karena ketakutan atau paranoia mereka terhadap Indonesia,” kata Ujang kepada wartawan pada hari Kamis (27 Juni).

Ujang berpendapat bahwa program makanan bergizi gratis, yang baru-baru ini dikritik oleh orang asing, sebenarnya dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi warga Indonesia, terutama mereka yang membutuhkan.

“Ketika kita melihatnya, mereka (pihak asing) tampak menghina rakyat dan nasib bangsa Indonesia. Mereka tidak ingin melihat Indonesia maju,” lanjut Ujang.

Baru-baru ini, lembaga keuangan seperti Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia juga menyoroti program makanan bergizi gratis.

Ujang juga mengutip pernyataan yang pernah dilontarkan oleh Presiden pertama Indonesia, Ir. Soekarno, tentang kepemimpinan: “Jika Anda mencari pemimpin, carilah yang dibenci, ditakuti, dan difitnah oleh orang-orang asing, karena dialah yang tepat.”

“Kita bicara tentang Bung Karno yang pernah menyarankan untuk mencari pemimpin yang dibenci karena dialah yang tepat. Sekarang, kepemimpinan Prabowo yang diperiksa dan dibenci oleh orang asing menunjukkan bahwa Prabowo benar, tidak tunduk kepada orang asing,” tegas Ujang.

“Kritik dan kebencian orang asing terhadap Prabowo adalah kunci untuk mengenali bahwa Prabowo adalah pemimpin yang sejati dan ksatria,” tambahnya.

Source link

ARTIKEL TERKAIT

paling populer