Thursday, July 18, 2024
HomeKriminalFakta Terungkap! Anggota DPRD Lampung Tengah Menembak Mati Warga di Pesta Pernikahan

Fakta Terungkap! Anggota DPRD Lampung Tengah Menembak Mati Warga di Pesta Pernikahan

Minggu, 7 Juli 2024 – 15:06 WIB

Lampung Tengah – Anggota DPRD Lampung Tengah, Mohammad Saleh Mukadam Bin Darwis (MSM) telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penembakan yang mengakibatkan kematian seorang warga di Mataram Ilir, Seputih Surabaya, Lampung Tengah. Polisi telah mengungkap fakta baru terkait senjata api atau senpi yang dimiliki oleh MSM.

Kapolres Lampung Tengah, AKBP Andik Purnomo Sigit menjelaskan bahwa senjata api milik MSM tidak memiliki izin resmi atau ilegal. “Setelah melakukan pemeriksaan dan penggeledahan, senjata api yang digunakan oleh tersangka MSM ternyata tidak memiliki izin resmi atau ilegal,” ujar Andik.

Andik menyatakan bahwa pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan terkait kepemilikan dan surat izin senjata api yang dimiliki oleh tersangka. Ia memastikan bahwa tidak ada keterlibatan anggota Polri atau TNI dalam insiden tragis tersebut.

Menurut Andik, tersangka diduga mendapatkan senpi dari beberapa oknum. Namun, fisik senjata api masih perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. “Yang jelas kita perlu pemeriksaan lebih lanjut dari saksi ahli terkait fisik dan bentuk senjata api. Sudah pasti bahwa tidak ada registrasi senjata api,” jelasnya.

Lebih lanjut, Andik mengungkapkan bahwa dari 4 pucuk senjata api yang disita dari rumah MSM, hanya 1 pucuk yang memiliki surat izin kepemilikan. Sementara sisanya tidak memiliki dokumen resmi.

Tersangka MSM tidak hanya dijerat dengan Pasal 359 KUHPidana atas kelalaian yang menyebabkan kematian orang lain, tetapi juga dijerat dengan Pasal 1 Ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api tanpa izin. Ancaman hukumannya lebih berat, yaitu 5 (lima) tahun hingga 20 (dua puluh) tahun penjara.

Korban yang tertembak oleh senjata api MSM adalah seorang warga bernama Salam (35) yang tewas akibat luka tembak di bagian pelipis kanan hingga ke belakang kepala. Insiden tersebut terjadi pada Sabtu, 6 Juli 2024 sekitar pukul 10.00 WIB.

Tersangka, MSM diduga secara tak sengaja menembakkan senjata api saat pesta pernikahan penyambutan besan di rumah Aliudin, Dusun 1 Mataram Ilir. Akibat tembakan tersebut, Salam yang sedang duduk di gorong-gorong dekat lokasi kejadian terkena peluru nyasar dan meninggal dunia.

Tujuan MSM menembakkan senjata ke udara adalah untuk memeriahkan acara. Namun, peluru dari senjata MSM malah meleset dan mengenai kepala Salam.

Laporan: Pujiansyah-tvOne, Lampung

Source link

ARTIKEL TERKAIT

paling populer