Suaraberita.biz - Berita Terbaru Hari Ini
Portal berita online yang menyajikan update terbaru seputar kriminal, tekno, otomotif, olahraga, kesehatan, wisata, gaya hidup, dan crypto
Olahraga

Bonucci Menyatakan Cristiano Ronaldo di Juventus: Selalu Membawakan Semangat Energik

08 October 2024 • 03:21 WIB

Leonardo Bonucci kembali membuka cerita soal masa-masa Cristiano Ronaldo memperkuat Juventus, dan gambaran yang ia sampaikan jauh dari kesan mulus. Menurut bek senior Italia itu, kehadiran Ronaldo memang selalu membawa energi besar ke ruang ganti, tetapi situasi di klub saat itu sedang berada dalam fase yang rumit. Juventus tengah memasuki akhir siklus kepelatihan Massimiliano Allegri, sementara pandemi COVID-19 ikut mengacaukan banyak rencana tim.

Ronaldo Tetap Jadi Sosok Penting di Ruang Ganti

Bonucci menegaskan bahwa Ronaldo bukan tipe pemain yang datang tanpa pengaruh. Sebaliknya, CR7 disebutnya selalu hadir sebagai sumber semangat bagi rekan-rekannya. Namun, di balik aura positif itu, ada tantangan besar dalam menyesuaikan gaya main sang bintang Portugal dengan kebutuhan tim.

“CR7 selalu menjadi elemen energik di ruang ganti. Namun, selama masa Sarri, cara bermain membuatnya lebih bertindak sebagai individu ketimbang pemain tim. Ia ingin bermain bebas, tetapi Maurizio telah menetapkan beberapa batasan,” ujar Bonucci.

Era Sarri Dinilai Tidak Mudah untuk Ronaldo

Bonucci juga menilai musim terbaik Ronaldo di Juventus memang terjadi saat ditangani Maurizio Sarri, tetapi bukan berarti semuanya berjalan lancar. Menurutnya, sistem permainan Sarri membuat Ronaldo harus beradaptasi dengan peran yang lebih terikat pada pola tim. Situasi itu, kata Bonucci, tidak selalu mudah bagi pemain dengan karakter sefleksibel dan sebebas Ronaldo.

Ia bahkan menyebut Sarri datang di momen yang kurang ideal. Bukan karena kualitas pelatihnya diragukan, melainkan karena Juventus saat itu dihuni banyak pemain besar dengan karakter kuat yang perlu dikelola secara tepat.

Skuad Bertabur Bintang, Tantangan Semakin Besar

“Sarri datang di waktu yang tidak tepat. Banyak yang mengatakan dia bukan manajer dengan gaya Juventus, tetapi saya tidak berpikir demikian. Ketika Anda memiliki Ronaldo, Higuain, Dybala, dan Douglas Costa, bagaimana Anda bisa membuat mereka semua bermain bersama? Anda harus menjadi fenomena dalam mengelola skuad,” lanjut Bonucci.

Ucapan Bonucci memperlihatkan bahwa masalah Juventus kala itu bukan semata soal kualitas pemain, tetapi juga soal bagaimana menyatukan ego, gaya bermain, dan situasi tim yang berubah cepat. Dalam pandangannya, Ronaldo tetap menjadi figur besar, namun konteks di sekelilingnya membuat segalanya jauh lebih kompleks daripada yang terlihat dari luar.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.