Suaraberita.biz - Berita Terbaru Hari Ini
Portal berita online yang menyajikan update terbaru seputar kriminal, tekno, otomotif, olahraga, kesehatan, wisata, gaya hidup, dan crypto
prabowo

World Leaders Attend Prabowo Subianto’s Inauguration, Analyst: A Testament to Years of Diplomacy

21 October 2024 • 09:31 WIB

Pelantikan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada periode 2024-2029 tak hanya menjadi momen politik di dalam negeri, tetapi juga panggung diplomasi yang menyedot perhatian dunia. Di Jakarta, deretan tamu kehormatan dari berbagai negara hadir langsung, menunjukkan bahwa transisi kekuasaan di Indonesia dibaca sebagai peristiwa penting di kawasan maupun tingkat global.

Jakarta Jadi Titik Kumpul Para Pemimpin Dunia

Acara pelantikan itu dihadiri 19 pemimpin dunia dan 15 utusan khusus, termasuk Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim, Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong, Sultan Brunei Hassanal Bolkiah, serta Wakil Presiden Tiongkok Han Zheng. Kehadiran para pejabat tinggi tersebut memperlihatkan besarnya perhatian internasional terhadap arah kepemimpinan Indonesia lima tahun ke depan.

Menurut analis Institute for Security and Strategic Studies (ISSES), Khairul Fahmi, momentum ini bukan sekadar seremoni kenegaraan. Ia menilai pelantikan Prabowo sebagai presiden ke-8 Indonesia sekaligus menandai babak baru dalam posisi Indonesia di percaturan diplomasi global.

Diplomasi Prabowo Dinilai Sudah Terbangun Sejak Lama

Fahmi menyebut kehadiran para pemimpin regional dan global di Jakarta sebagai bentuk pengakuan sekaligus harapan besar terhadap kepemimpinan Prabowo. Baginya, undangan dan kehadiran delegasi dari negara besar seperti Tiongkok dan Amerika Serikat tidak berhenti pada formalitas ucapan selamat, melainkan juga mencerminkan pandangan bahwa Indonesia punya bobot strategis dalam menghadapi tantangan dunia.

“Acara ini merupakan manifestasi dari diplomasi yang telah dibangun Prabowo selama bertahun-tahun, yang telah memperkuat hubungan yang kuat dengan pemimpin dari banyak negara,” kata Fahmi dalam wawancara di Jakarta.

Ia menambahkan, pendekatan Prabowo yang bersifat personal dalam membangun relasi internasional menjadi salah satu faktor mengapa sejumlah tokoh penting memilih hadir. Perjalanan Prabowo ke Tiongkok, Jepang, dan Turki disebut Fahmi sebagai contoh komitmen menjaga kedekatan dengan berbagai mitra strategis.

Harapan Baru untuk Peran Indonesia di Kawasan

Lebih jauh, Fahmi menilai kehadiran para pemimpin dunia itu juga mengirim sinyal tentang ekspektasi terhadap peran Indonesia di bawah pemerintahan baru. Ia melihat ada harapan agar Jakarta tampil lebih aktif dalam politik, ekonomi, dan keamanan regional, termasuk dalam isu-isu seperti keamanan maritim, perubahan iklim, dan penguatan kerja sama ASEAN.

“Saya percaya ini mencerminkan kepercayaan mereka bahwa di bawah kepemimpinan Prabowo, Indonesia akan memainkan peran yang lebih aktif dalam membentuk arsitektur keamanan regional dan global,” ujarnya.

Fahmi juga menegaskan bahwa pelantikan ini menjadi titik awal penting untuk membangun dukungan internasional. Menurut dia, Indonesia kini dipandang bukan sebagai pemain pinggiran, melainkan sebagai kekuatan yang patut diperhitungkan dalam peta geopolitik.

“Lima tahun mendatang akan menyaksikan Prabowo memperkuat diplomasi Indonesia, memposisikan negara ini sebagai mitra strategis. Pelantikan ini adalah awal dari perjalanan panjang, dan dunia siap menyaksikan bagaimana Indonesia di bawah kepemimpinan Prabowo akan mencatat keberhasilannya di panggung internasional,” tutup Fahmi.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.