Momen Kedatangan Prabowo Subianto ke Istana Negara Peru, Disambut Pasukan Jajar Kehormatan

Lima, Peru — Kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Istana Kepresidenan Peru pada Kamis (14/11) menjadi sorotan sejak momen kedatangannya di Palacio de Gobierno, Lima. Tepat pukul 14.00 waktu setempat, sesuai jadwal undangan, Prabowo tiba dan langsung disambut pasukan jajar kehormatan militer Peru dalam prosesi resmi yang berlangsung khidmat.
Disambut Upacara Kenegaraan di Palacio de Gobierno
Setibanya di halaman istana, Prabowo tampak memberi hormat kepada pasukan kehormatan sebelum menyalami mereka satu per satu. Tidak lama setelah itu, Presiden Peru Dina Boluarte menyambut langsung kedatangannya. Suasana penyambutan semakin formal ketika lagu kebangsaan Indonesia Raya dan lagu kebangsaan Peru dikumandangkan sebagai bagian dari agenda kenegaraan.
Usai prosesi utama, Prabowo dan Dina Boluarte sempat menyapa awak media dengan lambaian tangan. Momen singkat itu menjadi penanda awal pertemuan bilateral yang berfokus pada penguatan hubungan kedua negara.
Prabowo Dorong Hubungan Indonesia-Peru Naik Kelas
Dalam pertemuan tersebut, Prabowo menegaskan keinginannya untuk membawa kerja sama Indonesia dan Peru ke tingkat yang lebih erat. Ia menyebut kunjungan resmi ini sebagai yang pertama baginya ke Peru dan menilai hubungan baik yang telah terjalin selama 50 tahun perlu terus dijaga dan diperluas.
“Ya, ini pertama kalinya saya berkunjung secara resmi ke Peru dan di sini ingin saya tegaskan bahwa ingin mempererat hubungan Indonesia dan Peru,” kata Prabowo.
Menurut Prabowo, persahabatan yang sudah berjalan lama itu tidak hanya perlu dipertahankan, tetapi juga diperkuat di berbagai sektor agar memberi manfaat yang lebih besar bagi kedua negara.
CEPA, Narkotika, dan Stabilitas Pasifik Jadi Bahasan
Pertemuan Prabowo dan Dina Boluarte juga membahas sejumlah isu strategis, termasuk Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif atau CEPA. Prabowo berharap kesepakatan tersebut dapat rampung dan ditandatangani dalam waktu enam bulan ke depan, bahkan idealnya saat kunjungan Presiden Peru ke Indonesia bersama delegasinya.
Selain urusan ekonomi, kedua pemimpin juga menyoroti kerja sama pemberantasan narkotika serta isu keamanan internasional. Prabowo menekankan pentingnya perdamaian dan stabilitas di kawasan Pasifik, mengingat Indonesia dan Peru sama-sama berada di wilayah yang memiliki kepentingan strategis serupa.
“Kita sama-sama negara Pasifik, kita berkepentingan dalam perdamaian dan stabilitas di kawasan Pasifik,” tegas Prabowo.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.

