Olahraga

Presiden AS Roma Murka usai Tim Kalah di Markas Como, Bakal Depak Banyak Pemain pada Mercato Januari: Termasuk Paulo Dybala

Presiden AS Roma Murka usai Kekalahan di Markas Como, Daftar Pemain yang Terancam Dirombak pada Januari Makin Panjang

AS Roma pulang dengan rasa frustrasi dari markas Como setelah gagal menjaga konsentrasi di menit-menit akhir. Kekalahan itu bukan hanya menyakitkan di papan skor, tetapi juga memunculkan gelombang kekecewaan di internal tim. Situasi ini disebut membuat Presiden klub naik pitam dan mulai membuka opsi perombakan besar pada bursa transfer Januari, termasuk kemungkinan melepas nama-nama besar seperti Paulo Dybala.

Ranieri Soroti Hilangnya Fokus di Akhir Laga

Claudio Ranieri tak menutupi rasa kecewanya setelah laga tersebut. Menurut dia, Roma sebenarnya sudah memahami karakter permainan Como yang rapi dalam mengalirkan bola. Namun, masalah muncul ketika timnya gagal bereaksi dengan tepat saat pertandingan memasuki fase krusial.

“Kami telah membicarakannya, kami tahu bahwa Como sangat bagus dalam menggerakkan bola. Ketika Anda melihat tim Anda tidak bereaksi, Anda akan merasa menyesal,” kata Ranieri.

Ia juga menegaskan bahwa secara umum performa Roma tidak buruk. Hanya saja, pergantian pemain yang dilakukan tidak memberi dampak seperti yang diharapkan.

“Sangat disayangkan karena secara keseluruhan penampilan kami sangat baik. Saya melakukan pergantian pemain dan mengatakan kepada mereka yang masuk bahwa permainan telah berubah, bahwa mereka perlu membawa sesuatu yang berbeda,” tambahnya.

Gol di Injury Time Jadi Titik Balik yang Menyakitkan

Roma disebut kehilangan fokus pada saat yang paling mahal. Dua gol yang bersarang di injury time babak kedua membuat hasil akhir berubah drastis dan menghapus kerja keras tim sepanjang pertandingan. Bagi klub sebesar Roma, cara kalah seperti itu jelas meninggalkan luka, terlebih ketika pertandingan sudah hampir berakhir.

Di ruang ganti, suasana juga dilaporkan tidak kondusif. Kiper AS Roma, Mile Svilar, disebut marah kepada rekan-rekan setimnya setelah laga usai. Reaksi itu lahir dari rasa kesal karena Roma seperti membuang peluang dan membiarkan pertandingan lepas begitu saja di detik-detik terakhir.

Efek Domino Menuju Mercato Januari

Kekalahan dari Como kini tak sekadar menjadi hasil buruk, melainkan ikut memperkuat tekanan terhadap manajemen klub. Presiden AS Roma dikabarkan geram dan mulai mempertimbangkan langkah tegas pada mercato Januari. Opsi untuk melepas sejumlah pemain disebut terbuka lebar, termasuk Paulo Dybala, sebagai bagian dari evaluasi atas performa tim yang dinilai belum stabil.

Situasi ini menunjukkan bahwa kekalahan di Como bisa berdampak lebih luas dari sekadar tiga poin yang hilang. Roma kini berada dalam sorotan, baik dari sisi performa di lapangan maupun arah kebijakan klub dalam beberapa pekan ke depan.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.