“Pernahkah Persis Menang? OKS Bongkar Fakta Menarik!”

Persis Solo belum juga menemukan ritme terbaiknya di Liga 1 musim 2024/2025. Bermain di kandang sendiri, tim berjuluk Laskar Sambernyawa kembali menelan hasil pahit, dan pelatih Ong Kim Swee alias OKS tak menutupi bahwa masalah kartu merah menjadi salah satu biang kerok yang terus menghantui skuadnya.
Kartu merah yang berulang jadi alarm serius
Menjelang laga melawan PSM Makassar, Persis sudah lebih dulu menanggung beban besar. Dalam tiga pertandingan sebelumnya, mereka mencatat tiga kartu merah. Situasi itu kembali berlanjut saat menghadapi PSM, ketika satu kartu merah lagi membuat Persis harus bermain dengan 10 pemain. Bagi OKS, kondisi tersebut jelas merusak rencana permainan dan membuat tim sulit mengontrol jalannya pertandingan.
Meski sempat berjuang keras dalam kondisi kurang pemain, Persis tetap gagal menghindari kekalahan. OKS menilai, saat tim dipaksa bertahan dengan jumlah yang tidak seimbang, fokus para pemain juga mudah goyah. Dari situ, celah pun terbuka dan lawan berhasil memanfaatkannya untuk mencetak gol.
Terjebak di zona merah tanpa kemenangan
Hasil buruk ini membuat Persis belum beranjak dari zona degradasi. Catatan tanpa kemenangan mereka kini mencapai tujuh pertandingan beruntun, sebuah angka yang semakin menekan posisi tim di klasemen. Di tengah situasi itu, setiap laga terasa makin berat karena tekanan untuk segera bangkit terus membesar.
OKS dan para pemain kini dituntut mencari solusi cepat agar tren negatif tidak semakin panjang. Dengan jadwal yang masih harus dijalani, Persis tak punya banyak ruang untuk terus kehilangan poin, apalagi di kandang sendiri. Laskar Sambernyawa harus segera memperbaiki disiplin bermain jika ingin keluar dari situasi genting yang sedang mereka hadapi.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.



