Suaraberita.biz - Berita Terbaru Hari Ini
Portal berita online yang menyajikan update terbaru seputar kriminal, tekno, otomotif, olahraga, kesehatan, wisata, gaya hidup, dan crypto
Kesehatan

Gejala HMPV Membaik: Pulih dalam 5-7 Hari

14 January 2025 • 00:01 WIB

Human Metapneumovirus atau HMPV kerap membuat orang lengah karena gejalanya sangat mirip dengan infeksi saluran napas lain, mulai dari influenza hingga COVID-19. Demam, batuk, pilek, dan nyeri badan sering muncul bersamaan, sehingga tanpa pemeriksaan medis, keluhan ini mudah disalahartikan sebagai flu biasa. Di tengah situasi itu, yang paling penting justru bukan sekadar mengenali namanya, melainkan memahami bagaimana tubuh merespons dan kapan kondisi mulai perlu diwaspadai.

Gejala Awal HMPV Sering Menipu

Dokter spesialis pulmonologi, Nurvidya Rachma Dewi, menjelaskan bahwa HMPV tidak memiliki pengobatan spesifik. Karena itu, penanganan yang dilakukan umumnya berfokus pada meredakan keluhan pasien, bukan membasmi virus secara langsung. Pada kebanyakan kasus, gejala terasa paling jelas dalam 3-5 hari pertama. Bila daya tahan tubuh baik, infeksi ini dapat membaik dengan sendirinya tanpa komplikasi berarti.

Pemulihan Umumnya 5-7 Hari, Tapi Tidak Selalu Sama

Meski disebut bisa sembuh sendiri, durasi pemulihan tetap bergantung pada kondisi masing-masing orang. HMPV biasanya mulai mereda dalam 5-7 hari, tetapi bila keluhan terus bertahan atau justru memburuk, pemeriksaan lanjutan menjadi penting. Situasi ini terutama perlu diperhatikan pada pasien dengan penyakit penyerta seperti diabetes, PPOK, atau mereka yang memiliki sistem imun lemah. Pada kelompok tersebut, HMPV dapat berkembang lebih berat dibandingkan pada orang dengan kondisi fisik yang lebih sehat.

Kapan Harus ke Dokter

Karena termasuk penyakit virus yang dapat pulih sendiri, HMPV sering dianggap ringan. Namun, anggapan itu tidak boleh membuat orang abai terhadap perubahan kondisi. Jika batuk, demam, atau pilek tidak menunjukkan perbaikan setelah 5-7 hari, langkah yang disarankan adalah segera berkonsultasi dengan dokter. Penanganan yang tepat akan membantu memastikan apakah gejala masih dalam batas pemulihan wajar atau sudah membutuhkan evaluasi medis lebih lanjut.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.