Suaraberita.biz - Berita Terbaru Hari Ini
Portal berita online yang menyajikan update terbaru seputar kriminal, tekno, otomotif, olahraga, kesehatan, wisata, gaya hidup, dan crypto
Kriminal

Penyiraman Air Keras: Polisi Amankan Data Pelaku – Briptu Fadel

19 January 2025 • 02:11 WIB

Penyiraman Air Keras: Polisi Kantongi Identitas Pelaku, Pengejaran Masih Berlangsung

Kepolisian bergerak cepat setelah insiden penyiraman air keras yang menimpa Briptu Fadel Ramos dan Dion Saputra di wilayah Polsek Ciputat Timur. Pada Minggu, 19 Januari 2025 pukul 08.23 WIB, polisi memastikan pelaku sudah teridentifikasi dan kini diburu. Kasus ini menjadi perhatian serius karena terjadi saat aparat tengah membubarkan tawuran di Jalan Cirendeu Raya, Pamulang, Kota Tangerang Selatan, pada Kamis, 16 Januari 2025.

Pelaku Sudah Teridentifikasi

Kapolres Tangerang Selatan AKBP Victor Inkiriwang menyampaikan bahwa pihaknya telah mengantongi data pelaku. Meski begitu, polisi belum mengungkap identitasnya secara terbuka karena proses pengejaran masih berlangsung. Menurut Victor, kepolisian berkomitmen menangani perkara ini secara cepat agar rangkaian peristiwa yang menyeret anggota polisi dan warga sipil tersebut segera terungkap tuntas.

Korban Mulai Pulih, Satu Masih Dirawat Intensif

Dari sisi korban, kondisi Briptu Fadel Ramos dilaporkan membaik dan sudah bisa menjalani rawat jalan. Sementara itu, Dion Saputra harus dirujuk ke RS Polri untuk mendapatkan penanganan yang lebih intensif. Insiden ini tidak hanya melibatkan anggota kepolisian, tetapi juga seorang warga sipil yang merupakan mitra Polsek Ciputat Timur dan ikut terdampak dalam kejadian tersebut.

Berawal dari Tawuran yang Dipantau Lewat Media Sosial

Peristiwa ini bermula dari informasi patroli siber yang mendeteksi unggahan di media sosial terkait tawuran di Jalan Cirendeu Raya. Saat tim polisi tiba di lokasi, mereka menghadang sekelompok anak-anak yang diduga membawa senjata tajam berupa golok dan celurit. Situasi kemudian berubah ricuh. Kendaraan korban disiram air keras, dan para korban sempat menjadi sasaran pengeroyokan sebelum keadaan berhasil dikendalikan.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.