Suaraberita.biz - Berita Terbaru Hari Ini
Portal berita online yang menyajikan update terbaru seputar kriminal, tekno, otomotif, olahraga, kesehatan, wisata, gaya hidup, dan crypto
Olahraga

Emiliano Martinez: Dewa Penyelamat Kiper Terbaik dalam Adu Penalti

22 March 2025 • 16:06 WIB

Emiliano Martinez: Dewa Penyelamat Kiper Terbaik dalam Adu Penalti

Lukasz Fabianski mungkin tak lagi jadi nama yang setiap pekan menghiasi daftar starter West Ham United, tetapi catatan kariernya di Premier League tetap berdiri kokoh. Sejak debutnya di liga pada 2007, kiper asal Polandia itu menjelma sebagai salah satu penjaga gawang paling konsisten, terutama saat menghadapi momen paling menegangkan bagi seorang kiper: penalti.

Rekor yang sulit dikejar

Dalam perjalanan membela Arsenal, Swansea City, dan West Ham United, Fabianski tercatat sudah melakukan 11 penyelamatan penalti di Premier League. Angka itu menempatkannya di puncak daftar sepanjang sejarah kompetisi, melampaui Heurelho Gomes, Ben Foster, dan Robert Green. Rekor tersebut menunjukkan bahwa refleks, ketenangan, dan kemampuan membaca arah bola menjadi senjata utama Fabianski di bawah mistar.

Musim 2021/2022 jadi bukti ketajaman

Ketajaman Fabianski dalam situasi penalti juga terlihat jelas pada musim 2021/2022. Saat itu, ia berhasil menggagalkan eksekusi Alexandre Lacazette, Jorginho, dan Riyad Mahrez. Tiga penyelamatan dalam satu musim bukan hanya mempertegas kualitasnya, tetapi juga menegaskan bahwa dirinya tetap berbahaya bagi penendang lawan, meski usia dan persaingan di tim terus berjalan.

Peran yang tak selalu terlihat, tetapi sangat penting

Meski musim ini hanya tampil dalam 16 pertandingan di semua kompetisi untuk West Ham United, kontribusi Fabianski tidak bisa diukur hanya dari jumlah laga. Total 14 penyelamatan penalti sepanjang kariernya menjadi bukti kuat bahwa ia punya spesialisasi yang jarang dimiliki kiper lain. Di saat banyak pertandingan ditentukan oleh satu tendangan dari titik putih, Fabianski berkali-kali muncul sebagai pembeda.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.