Suaraberita.biz - Berita Terbaru Hari Ini
Portal berita online yang menyajikan update terbaru seputar kriminal, tekno, otomotif, olahraga, kesehatan, wisata, gaya hidup, dan crypto
Gaya Hidup

Sejarah Hari Perawat Internasional: Celebrating Nurses Worldwide

15 May 2025 • 03:41 WIB

Setiap 12 Mei, perhatian dunia tertuju pada profesi yang kerap bekerja paling dekat dengan pasien, tetapi tidak selalu berada di sorotan utama: perawat. Hari Perawat Internasional bukan sekadar agenda tahunan, melainkan pengingat bahwa sistem kesehatan yang kuat berdiri di atas kerja keras, ketelitian, dan empati para perawat yang melayani dari ruang rawat hingga lini terdepan pelayanan medis.

Makna Hari Perawat Internasional 2025

Pada 2025, peringatan ini mengangkat tema “Our Nurses. Our Future. Caring for nurses strengthens economies”. Pesan yang dibawa cukup tegas: ketika perawat mendapat perlindungan, dukungan, dan kesejahteraan yang layak, dampaknya tidak hanya dirasakan di rumah sakit atau klinik, tetapi juga pada ketahanan ekonomi dan kualitas hidup masyarakat secara luas. Tema ini menempatkan perawat bukan sekadar sebagai tenaga pendukung, melainkan sebagai pilar penting dalam layanan kesehatan modern.

Jejak sejarah yang dimulai dari usulan sederhana

Sejarah Hari Perawat Internasional berawal pada 1953, saat Dorothy Sutherland dari Amerika Serikat mengajukan usulan kepada Presiden Dwight D. Eisenhower agar ada hari khusus untuk menghormati perawat. Usulan itu baru terwujud lebih dari satu dekade kemudian, ketika International Council of Nurses (ICN) menetapkan peringatan resmi pada 1965. Tanggal 12 Mei dipilih untuk mengenang Florence Nightingale, tokoh yang dikenal sebagai ibu keperawatan modern dan menjadi simbol perubahan besar dalam dunia perawatan.

Warisan Florence Nightingale

Florence Nightingale membawa gagasan bahwa perawatan kesehatan harus didukung pengetahuan, pelatihan, dan standar yang jelas. Pada abad ke-19, pandangannya mendorong pembaruan besar dalam praktik keperawatan, termasuk lewat pendirian Sekolah Perawat Nightingale di London. Dari situ, profesi perawat perlahan bergeser dari praktik yang sebelumnya banyak dilakukan secara informal di rumah oleh keluarga atau komunitas menjadi bidang kerja yang lebih terstruktur dan profesional.

Lebih dari seremoni tahunan

Di banyak negara, Hari Perawat Internasional menjadi momen untuk memberi penghargaan atas dedikasi para perawat yang bekerja tanpa lelah di tengah tekanan layanan kesehatan yang terus meningkat. Namun, peringatan ini juga membawa pesan yang lebih tajam: perhatian terhadap pendidikan, perlindungan, dan kesejahteraan perawat tidak bisa ditunda. Tanpa perawat yang sehat, terlatih, dan dihargai, kualitas layanan kesehatan akan ikut tergerus. Karena itu, perayaan 12 Mei selalu membawa satu kesadaran penting—masa depan kesehatan publik sangat bergantung pada mereka yang setiap hari merawat, mendampingi, dan menjaga kehidupan.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.