Suaraberita.biz - Berita Terbaru Hari Ini
Portal berita online yang menyajikan update terbaru seputar kriminal, tekno, otomotif, olahraga, kesehatan, wisata, gaya hidup, dan crypto
prabowo

71% Dukung Kebijakan Prabowo: Anggaran Efisiensi Jadi Andalan

01 June 2025 • 18:51 WIB

Satu kebijakan tampaknya paling menonjol dalam enam bulan awal pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto: efisiensi anggaran. Di tengah pro dan kontra yang menyertai berbagai kebijakan populis, survei terbaru Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukkan bahwa langkah penghematan belanja negara itu justru mendapat dukungan besar dari publik.

Dukungan Publik Menguat

Hasil survei IPO mencatat 71 persen masyarakat Indonesia mendukung kebijakan efisiensi anggaran yang dijalankan pemerintah. Angka ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden menilai pendekatan tersebut sebagai langkah yang patut diapresiasi, setidaknya dalam fase awal pemerintahan Prabowo.

Tak hanya dukungan, tingkat kepuasan terhadap kebijakan itu juga terbilang tinggi. Sebanyak 62 persen responden menyatakan puas atas efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah. Temuan ini memberi sinyal bahwa kebijakan penghematan masih memiliki ruang penerimaan yang kuat di mata publik, meski pembahasan soal dampaknya terus menjadi perhatian.

Survei Disebut Representatif

Survei IPO dilakukan dengan metode stratified multistage random sampling dan melibatkan 1.200 responden. Dengan margin of error 2,90 persen serta tingkat akurasi data 95 persen, hasilnya dinilai cukup representatif untuk menggambarkan kecenderungan opini masyarakat terhadap kebijakan efisiensi anggaran Presiden Prabowo.

Dalam konteks politik pemerintahan yang baru berjalan enam bulan, angka dukungan itu menjadi catatan penting. Di satu sisi, kebijakan efisiensi anggaran dipersepsikan sebagai langkah serius mengelola belanja negara. Di sisi lain, hasil survei ini juga memperlihatkan bahwa kebijakan yang keras di sisi fiskal masih bisa diterima bila dianggap memberi manfaat yang jelas bagi publik.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.