Suaraberita.biz - Berita Terbaru Hari Ini
Portal berita online yang menyajikan update terbaru seputar kriminal, tekno, otomotif, olahraga, kesehatan, wisata, gaya hidup, dan crypto
Kesehatan

Festival Hujan Bulan Juni 2025: Warisan Sastra Sapardi Djoko Damono

15 June 2025 • 11:51 WIB

Di saat ruang publik dipenuhi kabar yang serba cepat dan melelahkan, Festival Hujan Bulan Juni 2025 kembali menegaskan bahwa puisi masih punya tempat penting dalam kehidupan sehari-hari. Bukan sekadar pertunjukan seni, acara ini hadir sebagai ruang untuk berhenti sejenak, mendengar, dan merawat harapan lewat karya sastra yang sudah lama melekat di ingatan banyak orang.

Merawat warisan Sapardi lewat festival tahunan

Ikatan Alumni Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (Iluni FIB UI) bersama BEM FIB UI dan Pusat Penelitian Kemasyarakatan dan Budaya (PPKB) FIB UI kembali menggelar Festival Hujan Bulan Juni. Acara tahunan ini berlangsung di Auditorium Gedung IV, FIB UI, Depok, Jawa Barat, sebagai bentuk penghormatan terhadap sastra Indonesia, khususnya puisi-puisi Sapardi Djoko Damono yang lintas generasi dan terus menemukan pembacanya.

Tema yang diangkat tahun ini adalah “Merawat Asa”. Pilihan tema tersebut terasa relevan di tengah banyaknya narasi suram yang beredar belakangan ini. Melalui puisi, festival ini mencoba menawarkan sudut pandang lain: bahwa harapan masih bisa dijaga, refleksi masih bisa dirawat, dan jarak antargenerasi masih bisa dijembatani lewat bahasa yang puitis.

Kolaborasi kampus, alumni, dan komunitas budaya

Ketua Umum Iluni FIB UI, Patria Ginting, menyampaikan apresiasinya dalam sambutan dari Sacramento, Amerika Serikat. Ia menyoroti bagaimana keberagaman budaya Indonesia tetap mendapat tempat di tengah percakapan global, sekaligus menegaskan pentingnya kerja bersama antara alumni, akademisi, mahasiswa, dan komunitas budaya untuk memperkuat kebudayaan nasional.

Dalam kesempatan itu, Patria juga menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak yang terlibat, termasuk Dekan FIB UI Dr. Bondan Kanumoyoso, BEM FIB UI, para dosen, alumni, serta mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi yang ikut meramaikan festival. Kehadiran lintas unsur ini memperlihatkan bahwa festival bukan hanya agenda seremonial, melainkan ruang pertemuan yang hidup antara tradisi, pemikiran, dan energi generasi muda.

Puisi sebagai ruang emosi dan harapan

Festival Hujan Bulan Juni 2025 juga menegaskan kembali peran seni, terutama puisi, sebagai medium yang mampu menyentuh emosi dan menumbuhkan empati. Di tengah ritme hidup yang padat, karya sastra seperti ini memberi kesempatan bagi publik untuk kembali mendekati makna yang sering terlewat: tentang ketenangan, ingatan, dan daya tahan batin.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.