Dejan Djurdjevic: Pelatih Interim Timnas China Menggantikan Branko Ivankovic

Asosiasi Sepak Bola China (CFA) mengambil langkah cepat setelah hasil buruk di kualifikasi Piala Dunia 2025 zona Asia. Branko Ivankovic resmi dilepas, dan pos pelatih kepala timnas China kini diserahkan kepada Dejan Djurdjevic sebagai pelatih interim. Keputusan ini menandai pergantian arah di tengah tekanan besar yang terus membayangi tim nasional China.
Djurdjevic Dipercaya Pimpin Tim Senior
Dalam pernyataan resminya, CFA menegaskan bahwa kontrak Ivankovic telah diakhiri dan Djurdjevic ditunjuk untuk mengambil alih tugas sebagai pelatih sementara. Nama Djurdjevic bukan sosok asing bagi sepak bola China. Sebelumnya, ia pernah menangani Timnas China U-23 dan U-19, sehingga dianggap memahami karakter pemain muda serta kebutuhan tim nasional secara menyeluruh.
Djurdjevic dijadwalkan memimpin tim senior China dalam ajang EAFF E-1 Championship di Korea Selatan pada Juli 2025. Turnamen itu akan menjadi ujian awal sekaligus kesempatan untuk melihat arah baru yang ingin dibangun CFA setelah berpisah dengan Ivankovic.
Ivankovic Gagal Penuhi Target
Ivankovic mulai menangani timnas China pada 2024, tetapi masa kerjanya berakhir lebih cepat dari yang diharapkan. China hanya mampu finis di peringkat kelima Grup C kualifikasi Piala Dunia 2025 zona Asia, hasil yang dinilai jauh dari ekspektasi. Situasi tersebut membuat kontraknya berakhir secara otomatis, sesuai ketentuan yang berlaku.
CFA juga menyampaikan apresiasi kepada Ivankovic dan stafnya atas dedikasi selama menangani tim. Meski demikian, hasil di lapangan berbicara lain, dan federasi memilih bergerak cepat demi menjaga persiapan tim nasional tetap berjalan.
Fokus Bergeser ke Turnamen Berikutnya
Dengan Djurdjevic di kursi pelatih interim, perhatian kini tertuju pada bagaimana China merespons perubahan ini dalam waktu singkat. Turnamen EAFF E-1 Championship akan menjadi panggung penting untuk mengukur stabilitas tim sekaligus melihat apakah pergantian pelatih mampu memberi dorongan baru.
Di tengah dinamika sepak bola internasional, perhatian juga sempat tertuju pada kejutan lain ketika Benfica menumbangkan Bayern Munchen di Piala Dunia Antarklub 2025. Namun bagi China, sorotan utama tetap pada upaya membenahi tim setelah kegagalan di kualifikasi dan memulai babak baru di bawah Djurdjevic.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.



