Kloter Pertama Jamaah Haji Kalbar Tiba di Tanah Air: Berita Terbaru

Kloter Pertama Jamaah Haji Kalbar Pulang, Disambut di Batam sebelum Menuju Pontianak
Rombongan pertama jamaah haji asal Kalimantan Barat akhirnya kembali ke tanah air dan disambut di Embarkasi Batam. Kehadiran mereka menjadi momen haru sekaligus syukur bagi keluarga besar jamaah, terutama karena kepulangan ini menandai berakhirnya rangkaian ibadah haji bagi kloter pertama dari Kalbar. Total ada 444 jamaah dalam kelompok ini, yang berasal dari Kabupaten Kubu Raya dan Sambas.
Penyambutan di Batam, Lalu Lanjut ke Pontianak
Di Batam, para jamaah disambut langsung oleh Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan bersama Ketua TP PKK Provinsi Kalbar Erlina Norsan. Setelah prosesi penyambutan, rombongan tidak langsung pulang ke daerah masing-masing, melainkan melanjutkan perjalanan menuju Pontianak. Kehadiran pejabat daerah dalam penyambutan itu menjadi bentuk penghormatan sekaligus perhatian pemerintah terhadap para tamu Allah yang baru saja menuntaskan ibadah di Tanah Suci.
Doa untuk Jamaah yang Wafat di Tanah Suci
Dalam sambutannya, Gubernur Norsan menyampaikan doa dan penghormatan bagi jamaah haji yang meninggal dunia saat menjalankan ibadah. Ia menegaskan bahwa duka itu menjadi bagian dari perjalanan haji yang penuh makna, sekaligus pengingat bahwa ibadah ini bukan hanya soal keberangkatan dan kepulangan, tetapi juga tentang ketulusan serta keikhlasan dalam menjalani setiap tahapannya.
Norsan juga mengingatkan bahwa haji mabrur adalah bentuk pencapaian tertinggi dari ibadah haji. Menurutnya, haji yang mabrur menjadi tanda kesempurnaan ibadah dan membawa harapan besar bagi kehidupan setelah pulang ke kampung halaman. Ia berharap para jamaah tidak hanya kembali dengan gelar haji, tetapi juga dengan perubahan sikap, kebiasaan yang lebih baik, serta kualitas ibadah yang meningkat.
Pesan Setelah Pulang: Jaga Kesehatan dan Jadi Teladan
Selain soal spiritual, Norsan turut mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan dan kondisi kesehatan setibanya di rumah masing-masing. Menurut dia, kepulangan dari Tanah Suci harus diiringi dengan kesiapan fisik agar para jamaah tetap bugar dan bisa kembali beraktivitas dengan baik di tengah keluarga maupun lingkungan sekitar.
Salah satu jamaah asal Kabupaten Sambas, Nety Aprianti, mengaku bersyukur karena bisa menjalankan ibadah haji dengan lancar dan kembali dalam keadaan sehat. Ia juga menyampaikan apresiasi atas pelayanan haji tahun 2025, terutama dalam aspek kesehatan, konsumsi, serta dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalbar dan Pemerintah Kabupaten Sambas. Bagi Nety, pengalaman ini meninggalkan kesan mendalam dan menjadi bekal untuk membawa pulang nilai-nilai haji ke dalam kehidupan sehari-hari.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.



