Suaraberita.biz - Berita Terbaru Hari Ini
Portal berita online yang menyajikan update terbaru seputar kriminal, tekno, otomotif, olahraga, kesehatan, wisata, gaya hidup, dan crypto
Crypto

Pendiri Cardano Tolak Ajakan El Salvador: Dugaan Keterkaitan dengan Geng Kriminal

09 July 2025 • 11:01 WIB

Pendiri Cardano Tolak Tawaran El Salvador, Soroti Risiko Hukum di Balik Proyek Kripto Nasional

Pendiri Cardano, Charles Hoskinson, pernah menolak ajakan pemerintah El Salvador pada 2021 untuk ikut ambil bagian dalam proyek adopsi mata uang kripto nasional. Keputusan itu bukan soal strategi bisnis semata, melainkan dipicu kekhawatiran yang jauh lebih serius: potensi keterlibatan masalah hukum yang dikaitkan dengan kelompok geng kriminal.

Ajakan yang Berujung Penolakan

Saat itu, El Salvador tengah agresif mendorong penggunaan kripto sebagai bagian dari agenda nasionalnya. Cardano sempat dilibatkan dalam pembicaraan, namun Hoskinson memilih mundur karena menilai risikonya terlalu besar. Informasi tersebut diungkap analis kripto Mikhail Bernard melalui akun media sosialnya, yang menyoroti bagaimana pertimbangan kepatuhan hukum menjadi faktor penentu dalam keputusan itu.

Hoskinson disebut menanyakan secara langsung soal perlindungan hukum dan syarat bisnis yang jelas. Namun, jawaban yang diterimanya justru tidak memberi kepastian memadai. Pejabat El Salvador saat itu hanya merujuk pada pidato Presiden Nayib Bukele di Facebook, sesuatu yang bagi pelaku industri tentu jauh dari standar formal sebuah kerja sama nasional.

El Salvador Pilih Jalur Bitcoin

Pada akhirnya, pemerintah El Salvador mengambil langkah yang lebih sempit: fokus penuh pada Bitcoin. Aset dan teknologi dari Cardano tidak ikut dilibatkan dalam proyek tersebut. Pilihan ini sejalan dengan dukungan tegas Bukele terhadap Bitcoin sebagai simbol utama kebijakan kripto negara itu.

Bagi Cardano, penolakan itu tidak menimbulkan dampak finansial langsung. Proyek mereka tetap berjalan dan terus dikembangkan secara independen, termasuk di bidang keuangan terdesentralisasi atau DeFi. Meski begitu, kasus ini memperlihatkan bahwa adopsi kripto di tingkat negara bukan hanya soal inovasi, tetapi juga soal tata kelola, transparansi, dan kesiapan hukum.

Pelajaran dari Proyek Kripto Nasional

Polemik ini menunjukkan bahwa ketika sebuah negara ingin masuk ke ekosistem kripto, kejelasan regulasi menjadi syarat yang tidak bisa ditawar. Tanpa itu, kerja sama dengan proyek besar seperti Cardano bisa kandas meski secara teknologi dianggap menjanjikan. Di sisi lain, pendekatan El Salvador yang terlalu bertumpu pada satu aset juga dinilai berpotensi membatasi ruang kolaborasi dengan ekosistem kripto yang lebih luas.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.