HomeCryptoBlackRock Kembali Berinvestasi dalam Bitcoin Rp 6,79 Triliun

BlackRock Kembali Berinvestasi dalam Bitcoin Rp 6,79 Triliun

Peningkatan arus uang institusional membawa dampak positif terhadap likuiditas pasar kripto. Hal ini membuat transaksi menjadi lebih mudah dilakukan dan risiko yang terkait dengan aset tidak likuid dapat diminimalkan. Sentimen pasar juga cenderung positif, menunjukkan bahwa para pelaku pasar melihat potensi kenaikan harga dalam jangka panjang.

Data yang dikeluarkan oleh Coinglass menunjukkan beberapa hal menarik. Minat terbuka Bitcoin mengalami kenaikan sebesar 5,32% menjadi USD 73,38 miliar. Sementara itu, minat terbuka opsi juga melonjak menjadi USD 50,76 miliar. Meskipun volume perdagangan menurun, lonjakan minat terbuka ini mengindikasikan keyakinan pasar terhadap potensi pertumbuhan harga di masa yang akan datang.

Dalam perdagangan 24 jam terakhir, para trader top di Binance menunjukkan kecenderungan untuk membuka posisi long dengan rasio 1,3949 terhadap posisi short. Secara keseluruhan, rasio posisi long/short di seluruh platform berada di angka 1,0329, menunjukkan adanya bias pasar yang lebih optimistis.

Namun, terdapat ketidakseimbangan ekstrem antara posisi short dan long yang terjadi dalam satu jam terakhir. Selisihnya mencapai hingga 11.060%, yang mengakibatkan likuidasi sebesar USD 7,11 juta. Mayoritas dari likuidasi tersebut berasal dari posisi short (USD 7,05 juta), sementara posisi long hanya merugi sekitar USD 63.740. Hal ini menunjukkan bahwa spekulan penurunan harga (bear) belum siap menghadapi tekanan beli yang kuat dari spekulan kenaikan harga (bull).

Selain itu, data on-chain juga mengonfirmasi dominasi Bitcoin di pasar kripto, dengan performa terbaik di antara 10 aset kripto utama. Kesimpulannya, peningkatan arus uang institusional membawa pengaruh positif terhadap pasar kripto dengan likuiditas yang meningkat dan sentimen pasar yang optimistis.

Source link

ARTIKEL TERKAIT

paling populer