Crypto

Pemegang Bitcoin: Jaminan Hipotek di Australia dengan Kripto

BlackRock, manajer aset terkemuka, telah memperluas kepemilikannya di bitcoin (BTC) seiring dengan pertumbuhan dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) BTC-nya. Dari data platform Arkham, disebutkan bahwa BlackRock telah menghabiskan USD 416 juta atau sekitar Rp 6,79 triliun untuk membeli bitcoin. Jumlah pembelian ini diperkirakan sekitar 3.478 BTC berdasarkan harga saat akuisisi, yang merupakan bagian dari akumulasi selama sebulan terakhir dengan tambahan USD 216 juta dari sepekan sebelumnya. Sebagai hasil dari langkah terbaru ini, portofolio bitcoin perusahaan tersebut kini mencapai sekitar 716.500 BTC senilai USD 85,4 miliar atau sekitar Rp 1.396 triliun dengan harga saat ini.

Dengan kepemilikan ini, BlackRock menjadi salah satu dari beberapa pemegang bitcoin terbesar di dunia dengan jumlah setara 3,6% dari total pasokan Bitcoin yang beredar. Di samping itu, akumulasi pembelian agresif BTC oleh BlackRock juga dipicu oleh permintaan IBIT yang terus meningkat, yang memimpin arus masuk harian ETF BTC spot di AS. Data dari SoSoValue menunjukkan bahwa total arus masuk ETF mencapai USD 799,4 juta atau sekitar Rp 13,06 triliun, dengan IBIT menyumbang sekitar 764 juta USD atau sekitar Rp 12,48 triliun. Lonjakan permintaan ini terjadi saat harga bitcoin mencapai rekor tertinggi di atas USD 123.000 selama reli pasar terbaru.

Source link