Suaraberita.biz - Berita Terbaru Hari Ini
Portal berita online yang menyajikan update terbaru seputar kriminal, tekno, otomotif, olahraga, kesehatan, wisata, gaya hidup, dan crypto
Gaya Hidup

Arti Rojali dan Rohana: Viral di Medsos!

24 July 2025 • 11:26 WIB

Belakangan ini, media sosial dihebohkan dengan munculnya dua istilah unik, yaitu ‘Rojali dan Rohana’ yang sering terdengar di pusat perbelanjaan. Istilah-istilah ini menjadi perbincangan hangat karena dianggap merepresentasikan perilaku masyarakat sehari-hari yang sering terjadi namun jarang disadari. Kedua istilah ini menjadi viral dan sering digunakan dalam berbagai konten, mulai dari meme hingga video singkat, sebagai sindiran sosial yang menggelitik.

Rojali merujuk pada “rombongan jarang beli”, yang hanya datang ke pusat perbelanjaan untuk berjalan-jalan, melihat-lihat, berfoto, atau menikmati fasilitas tanpa melakukan transaksi pembelian. Beberapa ciri umum pengunjung Rojali antara lain datang bersama teman atau keluarga dalam jumlah banyak, menghabiskan waktu lama di area publik tanpa berbelanja, dan banyak menggunakan fasilitas gratis.

Sementara itu, Rohana yang merupakan pasangan dari Rojali masih dalam tahap pengembangan makna. Istilah ini digunakan dengan beberapa penafsiran kreatif oleh warganet, seperti ‘Rombongan hanya nanya-nanya’, ‘Rombongan hanya narsis’, atau ‘Rombongan hanya nongkrong saja’. Fenomena ini mencerminkan realita masyarakat perkotaan masa kini yang ingin menghabiskan waktu di mal tanpa mengeluarkan uang.

Pihak pengelola pusat perbelanjaan mulai menyadari tren Rojali dan Rohana, dan mencoba berbagai strategi untuk mengatasi pengunjung yang tidak melakukan pembelian. Beberapa strategi tersebut antara lain membuat area interaktif yang menghasilkan transaksi, memberikan promo khusus untuk pembeli, meningkatkan daya tarik tenant, dan memantau data pengunjung secara digital. Respon masyarakat terhadap istilah ini cukup beragam, dengan beberapa menganggapnya sebagai kritik jenaka terhadap gaya hidup ‘nongkrong tapi irit’, sementara yang lain melihatnya sebagai cerminan kondisi ekonomi yang menantang.

Meskipun terdengar lucu, istilah Rojali dan Rohana mencerminkan realitas sosial yang menarik untuk diperhatikan. Fenomena ini dapat menjadi penanda perubahan perilaku konsumen yang perlu dicermati oleh pelaku usaha dan pemerhati sosial. Pemahaman akan tren seperti ini dapat membantu dalam merancang strategi pelayanan dan komunikasi yang lebih relevan dengan kebiasaan konsumen masa kini.

Source link