Kriminal

Pengakuan Mencengangkan: Pelaku Bunuh Pria Depan Nenek di Tanah Abang

Mika Febrianto, seorang pria berusia 26 tahun, nekat menusuk brutal Muhammad Raihan hingga tewas. Pelaku, yang merupakan teman korban, melakukan tindakan keji tersebut karena merasa sakit hati atas perlakuan buruk yang diterimanya dari korban. Menurut Kepala Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, motif pelaku adalah dendam karena korban pernah membuli tersangka. Pelaku kemudian menusuk korban dengan pisau di bagian punggung setelah merasa tidak terima dengan perlakuan korban.

Korban, yang mengalami perlakuan buruk dari pelaku karena sebelumnya telah melakukan penusukan ke teman mereka bernama Niko, akhirnya menyerang kembali pelaku sebagai balasan atas perlakuan tersebut. Saat penangkapan, polisi menyita sejumlah barang bukti, termasuk senjata tajam yang digunakan untuk menghabisi korban seperti pisau, satu kaos hitam, dan celana pendek milik pelaku. Pelaku saat ini telah ditahan di rumah tahanan Polda Metro Jaya dan dijerat dengan Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan.

Korban ditemukan tewas secara tragis di trotoar Jembatan Tinggi, Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Senin malam, 14 Juli 2025. Sebelum meninggal, korban sempat berteriak meminta tolong kepada warga sekitar. Jeritannya didengar langsung oleh neneknya, yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian, dan nenek korban segera mencari bantuan untuk mengevakuasi cucunya yang terluka parah.

Source link