Suaraberita.biz - Berita Terbaru Hari Ini
Portal berita online yang menyajikan update terbaru seputar kriminal, tekno, otomotif, olahraga, kesehatan, wisata, gaya hidup, dan crypto
Gaya Hidup

Faktor Meningkatkan Peluang Kehamilan Anak Kembar

28 July 2025 • 01:26 WIB

Anak kembar merupakan dua atau lebih individu yang lahir dari satu masa kehamilan yang sama. Fenomena kelahiran kembar menarik secara sosial dan memiliki penjelasan ilmiah yang kompleks di balik proses terjadinya. Secara medis, kelahiran kembar dapat terjadi melalui dua mekanisme utama, yaitu kehamilan kembar identik (monozigot) dan kehamilan kembar tidak identik (dizigot). Kedua jenis kehamilan ini memiliki proses pembuahan yang berbeda, yang kemudian menentukan karakteristik genetik dan fisik anak-anak yang dilahirkan.

Kembar identik terjadi ketika satu sel telur yang telah dibuahi oleh satu sel sperma membelah menjadi dua embrio atau lebih. Anak-anak yang dihasilkan akan memiliki DNA yang identik, jenis kelamin yang sama, serta kemiripan dalam karakteristik fisik. Proses pembentukan kembar identik berlangsung hingga pembelahan zigot menjadi dua embrio yang sama. Jika pembelahan terjadi antara hari ke-1 hingga ke-3 setelah pembuahan, kedua embrio biasanya akan memiliki satu plasenta, tetapi kantong ketuban terpisah. Jika pembelahan terjadi lebih lambat, seperti pada hari ke-14 setelah pembuahan, kemungkinan embrio akan menempel satu sama lain dan membentuk kondisi yang dikenal sebagai kembar siam.

Beda halnya dengan kembar tidak identik, kembar ini terjadi karena dua sel telur yang matang dibuahi oleh dua sel sperma yang berbeda dalam satu masa ovulasi. Anak yang dihasilkan tidak memiliki kesamaan genetik yang identik dan dapat berbeda dalam jenis kelamin, wajah, serta ciri-ciri fisik lainnya. Faktor medis dan genetik tertentu dapat meningkatkan peluang terjadinya kehamilan kembar, seperti usia ibu, faktor keturunan, metode bayi tabung (IVF), dan riwayat kehamilan sebelumnya. Kelahiran anak kembar merupakan hasil dari proses biologis yang terjadi saat pembuahan, baik kembar identik maupun tidak identik memiliki mekanisme terbentuk yang berbeda, namun sama-sama bergantung pada kondisi ovulasi dan pembuahan di dalam rahim. Dengan perkembangan teknologi medis dan pemahaman tentang faktor genetik, peluang terjadinya kehamilan kembar dapat diprediksi dan direncanakan secara ilmiah.

Source link