Suaraberita.biz – Berita Terbaru Hari Ini
Portal berita online yang menyajikan update terbaru seputar kriminal, tekno, otomotif, olahraga, kesehatan, wisata, gaya hidup, dan crypto
Berita

Kolaborasi Fesyen dan Kriya Indonesia-Prancis di Pasar Global

30 July 2025 • 00:06 WIB

Indonesia melalui Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) memperkuat kolaborasi fesyen dan kriya dengan Prancis melalui program residensi bersama. Program ini akan melibatkan desainer dari kedua negara untuk memperkuat daya saing talenta ekraf Indonesia di tingkat global. Menurut Wakil Menteri Ekraf Irene Umar, pertukaran talenta, lokakarya kolaboratif, dan co-creation produk menjadi elemen kunci dalam mendorong subsektor fesyen dan kriya sebagai the new engine of growth sekaligus mendukung peningkatan daya saing ekraf secara global.

Wamen Ekraf menekankan bahwa kerja sama internasional harus memberikan dampak nyata bagi pelaku industri, dengan adanya alih ilmu, peluang bisnis, dan penguatan ekosistem yang dirasakan langsung. Pentingnya pendekatan kolaboratif berbasis hexahelix juga digarisbawahi, dimana pemerintah, pelaku usaha, akademisi, komunitas, dan media terlibat dalam memperluas manfaat program lintas negara.

Sejak akhir Mei 2025, hubungan strategis Indonesia–Prancis di sektor kreatif mendapat momentum baru melalui kunjungan kenegaraan Presiden Emmanuel Macron ke Jakarta dan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang mencakup subsektor fesyen, kriya, desain, film, hingga gim. Kolaborasi ini menjadi pijakan untuk membangun ekosistem lintas negara yang berpijak pada inovasi dan nilai budaya.

Salah satu implementasi dari kerja sama ini adalah penguatan platform inkubasi PINTU. Tahun ini, PINTU menyelenggarakan Residency Program dan Focus Week di Jakarta dan Yogyakarta yang mempertemukan talenta kreatif dari kedua negara dalam ruang kerja bersama. Duta Besar Prancis untuk Indonesia, H.E. Fabien Penone, menilai sektor kreatif sebagai sarana diplomasi yang efektif dalam membangun kedekatan antarbangsa.

Ketua Jakarta Fashion & Food Festival (JF3), Soegianto Nagaria, menyoroti peran program PINTU sebagai ruang tumbuh bagi desainer dan perajin dari Indonesia dan Prancis. Menurutnya, keterlibatan langsung dalam proses kreatif bersama memberikan pengalaman mendalam yang melampaui sekadar pameran atau promosi. Kolaborasi ini juga mendukung visi ekonomi kreatif Indonesia sebagai pilar diplomasi budaya dan motor baru pertumbuhan ekonomi.

Source link