Provinsi Lampung tidak hanya menyuguhkan keindahan alam dan keberagaman gajah di Taman Nasional Way Kambas yang menakjubkan, tetapi juga merangkum sejumlah kuliner lezat yang patut dinikmati. Dari hidangan tradisional hingga jajanan modern, berbagai menu khas Lampung menarik minat baik wisatawan lokal maupun mancanegara.
Salah satu kuliner ikonis yang patut dicicipi saat mengunjungi Lampung adalah Mie Khodon. Mie ini telah dikenal sejak tahun 1960-an dan memiliki cita rasa unik berkat tambahan ebi sebagai taburan. Tak kalah menarik, Pempek 123 juga menjadi pilihan yang tak boleh dilewatkan dengan kemasan vakum sebagai oleh-oleh. Sedangkan Bakso Son Haji Sony yang telah berdiri sejak 1996 menawarkan bakso dengan komposisi daging dominan dan kuah kaldunya yang pekat.
Untuk pencinta hidangan laut, Jumbo Seafood menjadi destinasi yang menggiurkan dengan berbagai pilihan ikan, kepiting, udang, dan kerang segar. Sedangkan Rumah Makan Begadang menawarkan ayam goreng gurih dan renyah yang berbeda dari rumah makan Padang lainnya. Pindang, hidangan khas Lampung, dapat dinikmati di Rumah Makan Pindang Dea dengan menu utama pindang dan seruit khas Way Kanan.
Terakhir, Seruit Bu Lin tetap setia menyajikan kuliner tradisional Lampung, yaitu seruit, di tengah maraknya restoran modern. Dengan beragam cita rasa yang kaya dan harga yang terjangkau, kuliner Lampung tidak hanya memanjakan lidah tetapi juga merepresentasikan kekayaan budaya dan tradisi masyarakat Lampung. Dengan demikian, saat berkunjung ke Lampung, jangan lewatkan untuk mencicipi kelezatan kuliner khas yang ditawarkan.

