Israel Gempur RS Nasser Gaza: Kecaman Presiden Majelis Umum PBB

Presiden Majelis Umum PBB (UNGA), Philemon Yang, mengutuk serangan Israel terhadap Rumah Sakit Nasser di Jalur Gaza selatan. Dalam konferensi pers, juru bicara Majelis Umum, Sharon Birch, menyatakan bahwa Philemon Yang mengecam serangan tersebut dan menuntut agar serangan terhadap warga sipil Palestina, jurnalis, dan tenaga medis diakhiri segera. Dia juga mendesak Israel untuk memberikan akses penuh kepada organisasi kemanusiaan untuk memberikan bantuan kepada yang membutuhkan di Gaza.
Serangan terbaru Israel mengakibatkan 47 warga Palestina tewas, termasuk enam jurnalis, dan banyak lainnya terluka. Kementerian Kesehatan melaporkan bahwa 20 orang tewas dalam serangan udara Israel di Kompleks Medis Nasser di Khan Younis. Salah satu korban yang tewas adalah Hussam al-Masri, seorang jurnalis foto untuk Reuters, dan Mohammad Salama, fotografer dari Al Jazeera.
Selain itu, sejumlah jurnalis lainnya juga tewas dalam serangan tersebut, termasuk Moaz Abu Taha dan Mariam Abu Dagga. Para korban ini adalah bagian dari serangan Israel yang menargetkan Rumah Sakit Nasser di Gaza selatan. Israel telah membunuh ribuan warga Palestina sejak Oktober 2023, menyebabkan krisis kemanusiaan di Gaza.
Reaksi internasional terhadap serangan Israel juga muncul, dengan negara seperti China, Liga Arab, dan Mesir mengutuk serangan tersebut. Sekjen PBB juga mengecam serangan terhadap Rumah Sakit Nasser. Situasi di Gaza semakin memburuk dan krisis kemanusiaan semakin mendesak.
Sumber: Anadolu
