Bank sentral semakin meningkatkan permintaan terhadap emas meskipun cadangan juga terus bertambah. Faktor-faktor seperti inflasi yang tinggi, ketidakstabilan geopolitik, independensi dolar, dan upaya regulasi pro-kripto membuat otoritas mempertimbangkan ulang komposisi cadangan mereka. Meskipun demikian, beberapa pengamat pasar tetap waspada terhadap fluktuasi Bitcoin yang dapat merugikan lindung nilai, terutama di pasar yang tidak stabil. Emas tetap menjadi pilihan utama sebagai aset safe haven, terutama dalam situasi ketidakpastian. Analis bank menilai bahwa Bitcoin dan aset alternatif lainnya akan terus bersaing untuk menarik perhatian pasar. Penekanan harus diberikan pada pembaca untuk selalu melakukan analisis dan evaluasi sebelum melakukan keputusan investasi, baik dalam kripto maupun aset lainnya. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan maupun kerugian yang mungkin timbul dari keputusan investasi.
Deutsche Bank: Bitcoin Potensial Masuk Neraca Bank Sentral
