Pada tanggal 24 September, Badan investasi pemerintah Kerajaan Bhutan, Druk Holding and Investments (DHI), telah memindahkan sejumlah besar Bitcoin senilai sekitar USD 47 juta atau sekitar Rp 784 miliar ke dompet digital baru. Tindakan ini menarik perhatian banyak pihak di tengah tekanan jual yang meningkat di pasar kripto global. Hal tersebut menciptakan kekhawatiran akan kemungkinan gejolak yang bisa ditimbulkan, terutama saat stabilitas ekonomi sedang tidak stabil.
Ini bukanlah kali pertama Bhutan melakukan transfer sebesar ini, yang telah menimbulkan pertanyaan terkait strategi investasi kripto negara tersebut. Meskipun tidak ada pernyataan resmi dari pemerintah, para analis pasar memperkirakan bahwa perpindahan Bitcoin ini bisa menjadi bagian dari manajemen aset yang lebih aktif atau sebagai indikasi bahwa Bhutan berencana untuk menjual sebagian dari Bitcoin yang mereka miliki.
Dengan cadangan Bitcoin yang masih mencapai lebih dari 9.232 BTC, DHI terus mengambil langkah-langkah yang menarik perhatian industri kripto. Transaksi baru ini, meskipun tanpa konfirmasi resmi, terus menjadi sorotan utama di pasar. Selain itu, data publik dari jaringan blockchain digunakan untuk mencoba memahami niat sebenarnya dari Bhutan dalam perpindahan aset digital ini. Selama laporan lebih lanjut belum dikeluarkan, spekulasi terus berlanjut mengenai langkah selanjutnya dari pemerintah Bhutan terkait investasi kriptonya.
