Perusahaan internet raksasa asal Korea Selatan, Naver, saat ini sedang mengakuisisi Dunamu, operator bursa mata uang kripto terbesar di Korea, Upbit. Akuisisi ini diyakini bernilai sangat besar, sekitar USD 18 miliar atau sekitar Rp 234 triliun (perkiraan kurs Rp 16.766 per USD). Naver akan melakukan akuisisi ini melalui unit fintech-nya, Naver Financial.
Tindakan strategis ini diprediksi akan mempengaruhi industri kripto dan keuangan digital, baik di Korea maupun secara global. Rapat dewan direksi kedua perusahaan untuk menyetujui merger ini diyakini akan segera digelar. Dengan akuisisi ini, Naver berencana untuk menggunakan infrastruktur Dunamu guna meluncurkan stablecoin berbasis won Korea, serta memperluas bisnisnya di sektor keuangan digital.
Stablecoin ini akan menjadi produk pertama Naver di dunia aset digital, menandai langkah serius perusahaan ke dalam ekosistem tersebut. Upbit, bursa kripto terkemuka di Korea Selatan dengan lebih dari 16 juta pengguna aktif, menempati posisi keempat di dunia berdasarkan volume perdagangan. Dengan basis pengguna yang besar ini, Naver Financial akan dapat memperkuat daya saingnya secara global dan memasarkan produk dan layanannya dengan lebih efektif.
