Pelatih Persela Lamongan, Aji Santoso, memberikan tanggapannya terkait pencoretan Marselino Ferdinan dari timnas Indonesia oleh pelatih Patrick Kluivert. Dalam rilis 28 nama pemain yang dipilih Kluivert, Marselino tidak termasuk di dalamnya meskipun sudah menunjukkan penampilan yang bagus sebelumnya. Aji percaya bahwa absennya Marselino dalam skuad timnas Indonesia mungkin disebabkan oleh kurangnya menit bermain di klubnya, AS Trencin, dan klub sebelumnya, Oxford United. Bagi Aji, hal tersebut mempengaruhi kualitas permainan Marselino yang tidak akan maksimal tanpa jam terbang yang cukup.
Marselino memang dikenal sebagai salah satu pemain kunci timnas Indonesia dengan penampilan apiknya dalam beberapa tahun terakhir. Namun, absennya dari skuad timnas Indonesia pada putaran keempat kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia menimbulkan spekulasi dari berbagai pihak. Meskipun begitu, Aji yakin bahwa jika Marselino bisa kembali bermain secara reguler di klubnya, masih ada peluang besar baginya untuk dipanggil kembali ke timnas Indonesia.
Aji sendiri adalah orang yang memberikan debut profesional untuk Marselino ketika masih berusia 17 tahun di Persebaya. Perjalanan karier Marselino mulai dari Persebaya hingga ke luar negeri ke Belgia, adalah cermin dari talenta dan potensi yang dimiliki pemain muda ini. Aji pun mengungkapkan bahwa Marselino memiliki berbagai keunggulan, mulai dari kecepatan, intelijensi, visi permainan, hingga postur ideal bagi seorang pemain sepak bola.
Indonesia akan menghadapi Arab Saudi dan Irak pada putaran keempat kualifikasi Piala Dunia 2026. Pertandingan ini akan menjadi ujian berat bagi Garuda untuk meraih tiket otomatis ke putaran berikutnya. Meskipun Marselino tidak dipanggil dalam skuad timnas kali ini, namun potensi dan kontribusi dari pemain muda ini tetap diharapkan untuk membawa timnas Indonesia meraih kesuksesan di kancah internasional.
