Harga Stellar (XLM) masih stagnan meskipun baru-baru ini memperoleh sorotan setelah disetujui untuk dimasukkan ke dalam ETF Hashdex Nasdaq Crypto Index US oleh Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC). Menurut data coinmarketcap, Hashdex telah diberi lampu hijau oleh SEC untuk memperluas portofolio ETF mereka yang sebelumnya hanya mencakup Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH).
Dengan adopsi standar pencatatan baru oleh SEC, aset kripto lain seperti XRP, Solana (SOL), dan Stellar (XLM) kini turut dimasukkan. Keputusan ini diambil pada 17 September sebagai upaya untuk mempermudah proses persetujuan produk investasi bursa (ETF) yang terkait dengan aset digital di bursa-bursa utama seperti Nasdaq, CBOE, dan New York Stock Exchange.
CEO Hashdex, Marcelo Sampaio, menganggap persetujuan ini sebagai langkah penting dalam menjawab kebutuhan investor AS. Indeks Kripto Nasdaq AS saat ini mengikuti aset berdasarkan standar yang ketat seperti likuiditas, kapitalisasi pasar, dan kepatuhan regulasi. Aset yang memenuhi persyaratan tersebut termasuk Bitcoin, Ethereum, XRP, Solana, dan XLM.
Penting untuk diingat bahwa setiap keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca. Sebaiknya lakukan analisis mendalam sebelum membeli atau menjual kripto. Liputan6.com tidak menanggung tanggung jawab atas hasil keputusan investasi yang diambil.
