Keracunan makanan adalah masalah yang dapat dicegah dengan langkah-langkah sederhana sehari-hari seperti mencuci tangan dan cara penyimpanan makanan yang tepat. Dr. Yogi Prawira, SpA, Subs ETIA(K), Ketua Unit Kerja Koordinasi Emergensi dan Terapi Intensif Anak (UKK ETIA) IDAI, menekankan pentingnya kebiasaan dasar ini untuk menjaga anak-anak agar terhindar dari penyakit berbahaya. Keracunan makanan seringkali disebabkan oleh kontaminasi kuman yang menempel pada tangan, peralatan masak, dan makanan yang tidak diproses dengan benar.
Penting untuk selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, terutama setelah dari kamar mandi, sebelum memasak makanan, dan setelah menyentuh makanan mentah. Menjaga kebersihan alat masak, memisahkan bahan mentah, dan menghindari air yang belum diolah juga merupakan kunci penting lainnya. Penyimpanan makanan seperti daging, telur, dan bahan basah lainnya harus dilakukan dengan benar, dimasak pada suhu tertentu, dan disimpan dalam wadah tertutup di kulkas maksimal dua jam setelah dimasak.
Dr. Yogi juga menyarankan untuk tidak mengkonsumsi telur setengah matang karena berisiko menjadi sarang bakteri. Menerapkan langkah-langkah sederhana ini dapat membantu mengurangi risiko terjadinya keracunan makanan pada anak-anak. Menjaga kebersihan, pemrosesan makanan dengan benar, dan penyimpanan yang tepat sangat penting untuk mencegah keracunan makanan yang bisa membahayakan kesehatan keluarga.

