Berita

Kualitas Udara Jakarta: Senin Terburuk di Dunia

Kualitas udara Jakarta pada hari Senin masuk dalam kategori tidak sehat dan menempati peringkat kedua sebagai kota dengan udara terburuk di dunia. Menurut situs pemantau kualitas udara IQAir pada pukul 08.15 WIB, kualitas udara di Jakarta diklasifikasikan sebagai tidak sehat bagi kelompok sensitif, dengan angka 157 yang merujuk pada penilaian PM2,5 dan nilai konsentrasi 53,8 mikrogram per meter kubik. Angka konsentrasi tersebut setara dengan 10,8 kali lipat dari nilai panduan kualitas udara tahunan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sedangkan PM 2,5 merupakan partikel udara berukuran kecil, mulai dari 2,5 mikron (mikrometer). Situs tersebut menyarankan agar kelompok sensitif tidak beraktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker, sementara masyarakat umum disarankan untuk menggunakan masker saat berada di luar ruangan. Lahore, Pakistan menduduki peringkat teratas sebagai kota dengan kualitas udara terburuk di dunia pada hari Senin dengan angka 181. Menurut laman resmi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, yaitu udara.jakarta.go.id, rata-rata kualitas udara di wilayah ibu kota pada hari Senin masuk dalam kategori baik dan sedang. Dari 111 titik stasiun pemantau kualitas udara (SPKU) yang tersebar di Jakarta, tidak ada satu pun wilayah yang masuk dalam kategori tidak sehat.

Source link