Crypto

Bank QNB Menyusul JPMorgan dengan Mengadopsi Teknologi Blockchain

Tether, penerbit stablecoin USDT, baru-baru ini mengumumkan investasi strategis ke perusahaan forensik blockchain, Crystal Intelligence. Langkah ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk memperkuat keamanan dan kepatuhan di dunia kripto. Meskipun nilai investasi tidak diungkapkan, langkah ini dianggap sebagai tonggak penting dalam upaya memerangi kejahatan siber dan penyalahgunaan aset digital.
CEO Tether, Paolo Ardoino, menegaskan komitmen perusahaan dalam meningkatkan pengawasan dan transparansi penggunaan USDT. Ardoino menyatakan, “Kami sepenuhnya berkomitmen untuk memperkuat kepatuhan dan langkah-langkah keamanan di dunia kripto, dengan bekerja sama dengan teknologi canggih yang mendukung pemantauan yang efektif.” Langkah ini menunjukkan tekad perusahaan untuk terus berupaya dalam menjaga keamanan dan kepatuhan di pasar kripto.

Source link