Negara-negara Eropa menuntut Israel untuk memberikan jaminan keamanan bagi warga negara mereka yang terlibat dalam Global Sumud Flotilla (GSF), konvoi kapal bantuan menuju Jalur Gaza. Konvoi GSF terdiri dari sekitar 50 kapal dengan lebih dari 500 relawan dari 40 negara, bertujuan untuk melawan blokade laut Israel dan mengirimkan bantuan makanan dan medis ke warga Palestina. Pemerintah Israel telah menahan beberapa kapal konvoi tersebut dan proses penahanan relawan berlangsung aman, dengan penumpang dievakuasi ke pelabuhan di Israel. Tiga warga Portugal, termasuk satu anggota parlemen, telah ditahan oleh Israel, dan Presiden Portugal menjamin bantuan konsuler penuh untuk memastikan hak-hak mereka dan kepulangan yang aman. Menteri Pertahanan Italia juga mengecam tindakan Israel dan telah mengizinkan intervensi darurat dari angkatan laut untuk kemungkinan operasi penyelamatan. Negara-negara lain seperti Prancis dan Spanyol juga mengungkapkan kekhawatiran dan menyerukan Israel untuk memastikan keamanan warga negaranya serta memungkinkan kepulangan mereka. Konvoi GSF mengutuk agresi aktif militer Israel terhadap mereka dan menyatakan serangan tersebut sebagai kejahatan perang. Meskipun semua awak kapal selamat, tindakan ilegal terhadap kapal kemanusiaan yang tidak bersenjata ini sangat disayangkan.
Kritik Eropa terhadap Pembatasan Kapal Bantuan Gaza
