Psikolog anak dan keluarga, Saskhya Aulia Prima, M.Psi, Psikolog, menekankan pentingnya orangtua memberikan kesempatan kepada anak untuk bermain tanpa layar. Screen time yang terlalu lama dapat memiliki dampak negatif pada perkembangan anak. Bermain tanpa layar membantu anak mengembangkan keterampilan motorik halus, merangsang imajinasi, dan memperkuat ikatan emosional dengan keluarga. Melalui aktivitas kreatif yang menginspirasi eksplorasi, orangtua dapat menciptakan rutinitas berkualitas untuk anak-anak mereka.
Hands-on play atau permainan yang melibatkan tangan, seperti bermain dengan lilin, terus mendorong psikolog sebagai salah satu aktivitas bermain tanpa layar yang bermanfaat. Dengan melakukan kegiatan sederhana seperti meremas, menggulung, atau membentuk lilin, anak-anak dapat melatih koordinasi motorik mereka dan mengekspresikan kreativitas. Permainan lilin juga disebut dapat membantu anak mengembangkan keterampilan memecahkan masalah, meningkatkan konsentrasi, dan merangsang imajinasi – hal-hal yang sering kali terabaikan ketika anak terlalu lama terpaku pada layar.
Karena itu, penting bagi orangtua untuk memberikan waktu dan ruang bagi anak-anak untuk bermain tanpa layar, seperti bermain dengan lilin, guna mendukung perkembangan dan pertumbuhan mereka secara seimbang. Dengan memberikan kesempatan ini, orangtua dapat memastikan bahwa anak-anak memiliki pengalaman bermain yang beragam dan bermanfaat bagi perkembangan mereka.
