Indonesia terkenal sebagai negara yang kaya akan keberagaman budaya. Dari Sabang hingga Merauke, setiap daerah memiliki warisan budaya yang unik. Keberagaman ini menjadikan Indonesia istimewa karena memperkaya identitas bangsa dan memperkenalkan Indonesia ke seluruh dunia. Salah satu warisan budaya Indonesia yang paling berharga adalah batik.
Batik merupakan proses pewarnaan kain dengan teknik perintang warna, menggunakan malam (lilin) untuk menutupi bagian-bagian tertentu sebelum dicelup. Sejarah batik di Indonesia tidak terlepas dari kerajaan Majapahit dan penyebaran agama Islam di Jawa. Pada masa Majapahit, jejak perkembangan batik dapat ditelusuri di Mojokerto dan Tulungagung.
Perkembangan batik semakin pesat pada abad ke-19 di Mojokerto dengan pengaruh dari Kasunanan Surakarta (Solo) dan Kesultanan Yogyakarta. Proses membatik awalnya hanya dilakukan di lingkungan keraton namun lambat laun menyebar ke masyarakat sekitar. Kini, batik menjadi pakaian yang digemari oleh rakyat Indonesia.
Pada tahun 2009, UNESCO resmi menetapkan batik sebagai Warisan Budaya Takbenda Manusia. Presiden ke-6 Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono, menetapkan 2 Oktober sebagai Hari Batik Nasional. Batik tetap hadir dalam kehidupan masyarakat Indonesia sebagai simbol kebanggaan dan jati diri bangsa. Dengan status sebagai Warisan Dunia, batik menjadi bagian dari identitas Indonesia yang patut dilestarikan.
