Kesehatan

BPOM Pastikan Batuk Sirup India Bermasalah Tak Edar di Indonesia

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah menegaskan bahwa obat batuk sirup yang dikaitkan dengan kematian 14 anak-anak di India tidak beredar di Indonesia. William Adi Teja, Deputi Bidang Pengawasan Obat, Narkotika, Prekursor, dan Zat Adiktif BPOM, menjelaskan bahwa obat tersebut tidak terdistribusi di Indonesia. Kasus ini muncul setelah Kementerian Kesehatan India menemukan adanya DEG yang melebihi ambang batas dalam uji laboratorium terhadap sampel obat batuk sirup yang dikonsumsi oleh anak-anak di India. Obat batuk sirup yang diketahui tercemar DEG adalah Coldrif yang diproduksi oleh Sresan Pharma di Tamil Nadu. Dampak dari kasus ini, BPOM mengimbau industri farmasi untuk meningkatkan standar produksi, pemilihan bahan baku yang berkualitas, serta proses produksi, pengemasan, dan distribusi yang ketat. Semua langkah ini diambil untuk memastikan keselamatan konsumen obat di Indonesia.

Source link