Berita

Solusi Kekurangan RTH di Jakarta dengan Penghijauan Bangunan

Dewan Bangunan Hijau di Indonesia (Green Building Council Indonesia/GBCI) menyatakan bahwa DKI Jakarta perlu meningkatkan penghijauan bangunan eksisting untuk mengatasi kekurangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan mengurangi emisi karbon. Ignesjz Kemalawarta, Ketua GBCI, menegaskan bahwa Jakarta memiliki RTH yang terbatas, sehingga penghijauan lebih pada bangunan eksisting dapat membantu menutupi kekurangan RTH di kota ini. Data Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menunjukkan bahwa luas RTH di Jakarta mencapai 33,34 juta meter persegi atau hanya 5,2 persen dari total wilayah, jauh dari target ideal 30 persen yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang.

Menurut Ignesjz, bangunan eksisting di Jakarta lebih banyak daripada bangunan baru, sehingga kontribusi terhadap emisi karbon juga lebih besar dan sulit dikendalikan. Meskipun belum merinci jumlah bangunan eksisting potensial yang dapat menerapkan konsep bangunan hijau, Ignesjz menekankan pentingnya peningkatan porsi penghijauan pada bangunan eksisting ketimbang bangunan baru di Jakarta. Dia juga menyoroti perlunya resertifikasi setiap tiga tahun bagi bangunan yang sudah disertifikasi sebagai bangunan hijau, sebagai bagian dari pemeliharaan.

Teknologi yang diterapkan pada bangunan hijau beragam, demikian kata Ova Candra Dewi, seorang dosen dan peneliti di bidang sains arsitektur dan teknologi bangunan dari Fakultas Teknik Universitas Indonesia (UI). Salah satu aspek yang ditekankan adalah perhitungan lahan untuk menahan limpasan air, dengan prinsip penyerapan air kembali ke dalam tanah untuk meningkatkan karakter tanah dan penyerapannya. Dalam praktiknya, bangunan gedung hijau tidak hanya mempertimbangkan efisiensi penggunaan sumber daya seperti energi dan air, tetapi juga berkontribusi pada pengendalian banjir.

Dengan tantangan kekurangan RTH dan emisi karbon yang masih perlu diatasi, Jakarta perlu fokus pada penghijauan bangunan eksisting dan penerapan konsep bangunan hijau untuk mencapai tujuan keberlanjutan lingkungan yang lebih baik di kota ini.

Source link