Masih ada kepercayaan di kalangan masyarakat bahwa luka yang dibiarkan terbuka akan sembuh lebih cepat, namun faktanya hal tersebut tidak benar. Menurut Ketua Umum Persatuan Ahli Bedah Indonesia (PABI), dr. Heri Setyanto, Sp.B, FINACS, membiarkan luka terbuka justru dapat meningkatkan risiko infeksi dan memperlambat proses penyembuhan. Bahkan luka kecil seperti lecet atau sayatan ringan sekalipun perlu ditutup untuk memastikan kulit dapat beregenerasi dengan optimal.
Dokter Heri mendorong agar masyarakat tidak mengabaikan perawatan luka ringan atau mengikuti mitos tanpa dasar medis. Pengetahuan mengenai cara merawat luka yang benar sangat penting untuk ditingkatkan, karena masih banyak informasi yang keliru mengenai penanganan luka. Perbaikan literasi ini tidak hanya bermanfaat bagi pasien, tetapi juga akan memudahkan kerja tenaga medis.
Dalam sebuah diskusi kolaborasi antara PABI dan Essity Indonesia di Jakarta, dokter Heri menekankan bahwa pemahaman masyarakat terhadap perawatan luka yang benar dapat mempercepat proses penyembuhan, membantu para dokter dalam melakukan pekerjaan mereka, dan menguntungkan rumah sakit secara keseluruhan. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk terus mendapatkan edukasi mengenai cara merawat luka yang tepat.


