Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, telah mengambil langkah nyata dalam menindaklanjuti beberapa rekomendasi dari UNESCO terkait pengembangan Geopark Kaldera Toba di Danau Toba. Hal ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari rapat pada 22 Juli 2025 mengenai pengembangan destinasi pariwisata prioritas. Pemprov Sumut berhasil memenuhi empat rekomendasi UNESCO, termasuk peningkatan visibilitas Geopark Danau Toba melalui pembangunan papan penunjuk arah dan fasilitas umum.
Selain itu, Pemerintah Provinsi Sumut juga memperkuat kerja sama dengan lintas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah di sekitar Danau Toba. Strategi penguatan yang difokuskan pada tahun 2026 antara lain adalah peningkatan kapasitas sumber daya manusia pariwisata lewat pelatihan sertifikasi guide geowisata serta pengembangan infrastruktur dan fasilitas pendukung.
Tidak hanya itu, Pemprov Sumut juga akan melakukan penyusunan detail engineering design Amphitheater di Samosir, masterplan Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata Danau Toba, dukungan anggaran bagi Badan Pengelola Geopark, dan sinergi lintas sektor dalam pengembangan kawasan pariwisata berkelanjutan. Meningkatkan promosi wisata melalui festival internasional juga menjadi prioritas.
Geopark Kaldera Toba kembali mendapatkan kartu hijau setelah pengumuman dari Konferensi Global Geopark Network di Chile. Selain itu, berbagai ajang internasional seperti Trail of the Kings by UTMB dan Aquabike World Championship juga akan dimanfaatkan untuk meningkatkan promosi wisata di Danau Toba. Luhut Binsar Pandjaitan, Ketua DEN, menekankan pentingnya komitmen semua pihak untuk memastikan program pengembangan pariwisata berkelanjutan di Danau Toba dapat berjalan lancar dan berkelanjutan. Peran DIN dalam mensinergikan aspek energi dalam rencana pariwisata juga sangat ditekankan, dengan fokus pada energi hijau.
Untuk mendukung pengembangan kawasan Danau Toba, Luhut juga menyoroti pentingnya kesiapan daerah dalam menyediakan listrik, air bersih, transportasi, akomodasi, dan memastikan kebersihan lingkungan. Dalam mengatasi hambatan dan tantangan lainnya, DEN siap memberikan bantuan semaksimal mungkin. Semua upaya ini dilakukan untuk memastikan pengembangan pariwisata berkelanjutan di Danau Toba dapat berjalan sukses.


