Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis, Jawa Barat melakukan langkah cepat dalam menangani daerah yang terkena dampak bencana alam. Personel dan peralatan langsung dikerahkan untuk membantu menyelamatkan masyarakat serta memulihkan fasilitas umum yang terdampak longsor dan banjir akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Ciamis. Data menunjukkan adanya 17 titik bencana alam pada Sabtu dan 12 titik pada Minggu, dengan tanah longsor sebagai kejadian paling dominan.
Tim dari BPBD Ciamis bersama instansi lainnya turun ke lapangan secara gotong royong untuk menangani daerah terdampak bencana dengan pendataan kerusakan, penyediaan logistik darurat, dan koordinasi dengan pihak terkait. Beberapa lokasi bencana meliputi kecamatan Ciamis, Cipaku, Panjalu, Panumbangan, Desa Mekarmukti, Desa Wangunjaya, Kecamatan Cisaga, Kecamatan Tambaksari, Sadananya, Purwadadi, dan Jembatan Cikaleho di Desa Buniseuri.
Selain itu, terdapat laporan kerusakan bangunan Madrasah Tarbiatul Aulad, rumah di Desa Buniseuri, dan dapur padepokan di Desa Mekarmukti. BPBD Ciamis telah menyiapkan posko darurat bencana untuk penanganan cepat dan telah menyiapkan logistik kedaruratan untuk membantu masyarakat terdampak. Upaya tanggap darurat ini dilakukan sebagai langkah dalam menghadapi situasi darurat bencana alam di daerah Ciamis.


