PENCEGAHAN PENYAKIT JANTUNG REMATIK
Pencegahan penyakit jantung rematik terdiri dari dua aspek utama, yaitu pencegahan primer dan pencegahan sekunder. Pencegahan primer difokuskan pada penanganan infeksi tenggorokan yang disebabkan oleh bakteri Streptococcus grup A sejak dini, sebelum berkembang menjadi masalah jantung yang lebih serius.
Dalam sebuah acara di Jakarta, Ketua Unit Kerja Koordinasi Kardiologi IDAI, Dr. Rizky Adriansyah, menegaskan pentingnya penanganan infeksi tenggorokan secara menyeluruh. Selain itu, menjaga kebersihan diri, sanitasi alat makan, dan pola hidup bersih di lingkungan rumah dan sekolah juga menjadi hal yang krusial dalam pencegahan penyakit ini.
Rizky juga menjelaskan bahwa penularan penyakit jantung rematik sering terjadi melalui kontak langsung, seperti berbagi alat makan, tidak menggunakan masker saat sakit, atau tinggal di ruangan yang tidak memiliki ventilasi yang cukup.
Selain itu, program edukasi dan kampanye kebersihan, termasuk penggunaan alat makan pribadi dan kebiasaan menyikat gigi secara teratur, telah diterapkan di beberapa sekolah. Namun, menurut Rizky, implementasi program-program ini masih perlu ditingkatkan agar risiko infeksi dapat diminimalkan secara optimal.
Pencegahan primer merupakan langkah dasar yang harus dilakukan untuk mencegah penyakit jantung rematik agar tidak berkembang lebih jauh dan mengurangi dampak komplikasi jantung di masa depan.


