HomeCryptoPotensi Industri Blockchain China: Rp 23,37 Triliun

Potensi Industri Blockchain China: Rp 23,37 Triliun

Industri blockchain di China diperkirakan akan mengalami pertumbuhan hampir dua kali lipat pada tahun 2027, dengan nilai mencapai USD 1,4 miliar atau setara dengan Rp 23,37 triliun. Menurut CEO the China Internet Investment Fund, Wu Hai, perkembangan industri blockchain ini dipicu oleh integrasi dengan proyek kecerdasan buatan, yang diperkirakan dapat meningkatkan sektor blockchain China sebesar 71% dari tahun sebelumnya.

Investasi, pembiayaan, dan pengembangan industri blockchain di China telah menghasilkan hasil yang signifikan, terutama dalam sektor jasa perusahaan dan jasa keuangan. Banyak perusahaan blockchain di China telah didirikan antara 2017 dan 2019, menjadikan mereka memiliki keunggulan dibanding pesaing mereka di luar negeri.

Dorongan dari Presiden Xi Jinping pada tahun 2019 untuk meningkatkan investasi dan pengembangan blockchain telah mendorong para pembuat kebijakan di Beijing untuk menyertakan strategi blockchain dalam Rencana Lima Tahun ke-14. Meskipun pembersihan kripto di Tiongkok telah memaksa bisnis untuk beralih pada solusi jaringan blockchain swasta, banyak pemain terkemuka di sektor tersebut aktif terutama di pemerintahan pusat, daerah, dan administrasi. Beberapa penyedia telekomunikasi juga meluncurkan proyek 5G yang didukung oleh blockchain dalam beberapa tahun terakhir.

Lembaga peradilan di China juga semakin mengadopsi teknologi blockchain untuk berbagai keperluan seperti menyimpan dan memverifikasi bukti elektronik. China Internet Investment Fund (CIIF) senilai USD 15 miliar, yang diluncurkan pada tahun 2017 oleh regulator web Tiongkok bersama Kementerian Keuangan, bertujuan untuk mendukung investasi di industri internet domestik. Dorongan dari pemerintah dan investasi yang terus meningkat di sektor blockchain China menunjukkan potensi pertumbuhan yang besar pada tahun-tahun mendatang.

Source link

ARTIKEL TERKAIT

paling populer