Ariana Grande mengungkapkan bahwa saat ia mengerjakan album Thank U, Next, ia berada dalam kondisi mental yang sangat rapuh. Dia merasakan dampak PTSD setelah tragedi bom Manchester 2017, yang menyebabkan kilas balik, kecemasan yang berlebihan, kesulitan tidur, dan kecemasan yang parah. Ariana juga menghadapi depresi dan kegelisahan secara bersamaan, membuatnya kehilangan energi, merasa hampa, dan sulit menikmati kebahagiaan.
Kehilangan Mac Miller juga mendalamkan rasa duka yang ia rasakan, membuat tahap penyembuhan semakin sulit. Ariana menemukan bahwa musik membantu dia untuk tetap bertahan dan memahami perasaannya di saat-saat tergelap dalam hidupnya.


