HomeBeritaPBB Menghadapi Tantangan Pengiriman Bantuan di Jalur Gaza

PBB Menghadapi Tantangan Pengiriman Bantuan di Jalur Gaza

Pada Senin, PBB mengeluhkan situasi sulit di Jalur Gaza karena upaya mereka untuk mengirimkan tenda kepada yang membutuhkan sering kali ditolak. Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) mengutip bahwa situasi kemanusiaan di Gaza masih sangat sulit, dengan kesulitan akses kebutuhan dasar untuk bertahan hidup.

Setelah hujan lebat baru-baru ini di wilayah tersebut, tim kemanusiaan melakukan penilaian cepat dan memberikan bantuan awal kepada wilayah terdampak. Namun, upaya PBB dan mitra mereka untuk mengirimkan tenda telah ditolak sebanyak sembilan kali sejak 10 Oktober. Mitra yang menangani ketahanan pangan melaporkan bahwa mereka berencana untuk melanjutkan distribusi makanan di seluruh wilayah Gaza.

Meskipun demikian, penyaluran bantuan di Gaza utara terbatas, hanya mencakup biskuit berenergi tinggi dan tepung. Para mitra yang berusaha membawa pasokan menghadapi hambatan seperti prioritas rendah terhadap kargo kemanusiaan di pos lintas batas, keterlambatan izin bea cukai, dan kurangnya akses ke pos-pos lintas di bagian utara.

Kerusakan di Jalur Gaza sangatlah besar, dengan 100.000 ton puing telah dibersihkan sejak gencatan senjata diberlakukan. Namun, sekitar 58 juta ton puing masih tersebar di Gaza, dan hanya setengahnya yang saat ini dapat diakses. Situasi krisis kemanusiaan di Gaza semakin memburuk dan membutuhkan tindakan segera.

Source link

ARTIKEL TERKAIT

paling populer