Menteri Transmigrasi, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, tengah memperkuat transformasi transmigran di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, melalui pendampingan intensif. Pendampingan ini difokuskan pada riset potensi lokal, peningkatan produktivitas, dan percepatan pembangunan ekonomi. Tim Ekspedisi Patriot bertugas melakukan riset, pemetaan potensi ekonomi, dan memberikan pendampingan kepada masyarakat. Salah satu contoh keberhasilan dari pendampingan ini adalah peningkatan ukuran buah naga yang dihasilkan oleh transmigran di Kabupaten Muna. Hasilnya, ukuran buah naga meningkat dari dua ons menjadi satu kilogram setelah menerima pendampingan teknik pemupukan, perawatan, dan manajemen budidaya yang tepat.
Program pendampingan ini merupakan bagian dari lima program utama, termasuk Trans Tuntas yang memberikan kepastian lahan sebagai fondasi pengembangan ekonomi masyarakat transmigran. Menteri Transmigrasi juga menekankan pentingnya pendampingan ekonomi dalam membentuk karakter petani modern yang mampu memanfaatkan teknologi dan pupuk secara tepat untuk hasil maksimal. Melalui penyebaran SDM unggul ke kawasan transmigrasi, setiap potensi lokal seperti hortikultura, perikanan, atau peternakan dapat diolah secara optimal, memberi nilai tambah bagi warga, dan meningkatkan pendapatan masyarakat.
Selain penguatan ekonomi, pemerintah juga mempercepat penyerahan sertifikat hak milik kepada transmigran, termasuk penyerahan 402 sertifikat di Muna. Tujuan utamanya adalah menciptakan transmigrasi yang produktif, berdaya saing, dan menjadi lokomotif pertumbuhan wilayah pedesaan. Program-program unggulan Kementerian Transmigrasi seperti Transmigrasi Tuntas, Transmigrasi Lokal, Transmigrasi Patriot, Transmigrasi Karya Nusantara, dan Transmigrasi Gotong Royong, diarahkan untuk memperkuat kemandirian ekonomi daerah.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, juga mengapresiasi Transmigrasi Patriot sebagai program unggulan yang mendorong peserta melakukan riset mendalam guna menemukan potensi ekonomi daerah. Melalui riset ini, diharapkan masyarakat setempat dapat membangun kemandirian wilayah dan mempercepat pembangunan nasional. Dengan sentuhan Tim Ekspedisi Patriot, diharapkan potensi ekonomi di kawasan transmigrasi dapat diidentifikasi lebih objektif, berdasarkan riset lapangan yang mendalam.


