Pemilik aset kripto di Brasil diingatkan untuk waspada terhadap kampanye peretasan baru yang menggunakan malware melalui WhatsApp. Serangan tersebut menggabungkan worm dan trojan perbankan yang menyebar melalui pesan WhatsApp, meningkatkan risiko kehilangan akses ke rekening bank dan dompet kripto. Menurut laporan keamanan dari SpiderLabs, trojan yang digunakan dikenal sebagai “Eternidade Stealer”. Malware ini menyebar melalui pesan rekayasa sosial dengan berbagai informasi palsu, mulai dari program pemerintah palsu hingga tawaran investasi yang tidak valid. Tujuan utamanya adalah agar korban mengklik tautan yang sudah diinfeksi malware. WhatsApp terus menjadi target yang paling dieksploitasi oleh pelaku kejahatan siber di Brasil, dengan taktik yang semakin matang dalam dua tahun terakhir. Setelah korban mengklik tautan, worm akan mengambil alih akun WhatsApp, membaca daftar kontak korban, dan menyebar ke kontak pribadi secara otomatis. Keputusan investasi selalu menjadi tanggung jawab pembaca, diharapkan untuk selalu mempelajari dan menganalisis sebelum melakukan jual beli kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab terhadap keuntungan dan kerugian yang mungkin timbul akibat keputusan investasi.


