Dr. dr. Mulya Rahma Karyanti, sebagai Peneliti Utama, menyoroti pentingnya kontribusi Indonesia dalam penelitian terkait vaksin dengue. Menurutnya, anak-anak merupakan kelompok yang rentan terhadap keparahan dan kematian akibat penyakit ini. Dengan komitmen untuk menjalankan uji klinis berdasarkan prinsip ilmiah, keamanan, dan transparansi, dia menggarisbawahi bahwa fase ketiga penelitian ini menjadi langkah krusial untuk mendapatkan data yang valid mengenai keamanan dan respons imun terhadap vaksin dengue 1 dosis.
George Stylianou, Managing Director MSD Indonesia, juga menekankan urgensi dari inovasi vaksin dengue. Menyatakan bahwa kasus infeksi dengue terus meningkat, dia menjelaskan bahwa perusahaan bekerja dengan tepat waktu dalam memajukan uji klinis untuk melindungi jutaan orang yang berisiko terinfeksi virus dengue.
Kolaborasi strategis antara pemerintah, akademisi, regulator, dan industri menjadi kunci dalam pelaksanaan uji klinis vaksin dengue 1 dosis. Diharapkan bahwa melalui uji klinis ini, Indonesia dapat mempercepat akses terhadap inovasi kesehatan yang lebih efektif untuk melindungi masyarakat dari ancaman penyakit dengue yang terus mengalami peningkatan kasus.
Artikel ini diadaptasi dari liputan6.com.


